Connect With Us

Apa itu Asian Value yang Lagi Viral di Media Sosial? Ini Penjelasannya

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 7 Juni 2024 | 17:33

Komika, Pandji Pragiwaksono (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Baru-baru ini istilah Asian Value tengah viral dan menjadi bahan perbincangan publik.

Istilah ini mulai jadi perhatian publik usai kanal YouTube Total Politik mengunggah sebuah video siniar bersama komika Pandji Pragiwaksono.

Dalam video yang diunggah pada 4 Juni 2024, lalu, host acara tersebut Arie Putra mengeluarkan pernyataan kontroversial. Menurutnya, dinasti politik merupakan salah satu bentuk Asian Value.

Hal itu pun menuai reaksi dan opini kontra dari Pandji Pragiwaksono yang tampak terpancing emosi.

Tak lama setelah diunggah, pernyataan terkait Asian Value pun viral di media sosial. Bahkan, mantan Calon Presiden (Capres) nomor urut 01 Anies Baswedan ikut bercuit terkait Asian Value.

"Kopi tubruk adalah human right. Minum kopi tubruk pagi, siang, sore, malam adalah Asian value. Jangan tubruk yang lain," tulis Anies, Kamis, 6 Juni 2024.

Melansir dari The Brief, Jumat, 7 Juni 2024, Asian Value atau nilai-nilai Asia merujuk pada norma budaya dan masyarakat yang diyakini khas untuk masyarakat Asia, terutama di Asia Timur. 

Nilai-nilai ini mencakup penekanan kuat pada keluarga, komunitas, harmoni sosial, serta rasa hormat terhadap tradisi dan otoritas.

Konsep Asian Value muncul pada tahun 1990-an untuk menjelaskan perbedaan dalam perkembangan politik dan ekonomi antara negara-negara Asia dan negara-negara Barat. Pendukungnya berpendapat bahwa nilai-nilai ini membantu mempromosikan stabilitas, pertumbuhan ekonomi, dan harmoni sosial di masyarakat Asia.

Namun, kritik terhadap konsep ini menyatakan bahwa nilai-nilai Asia adalah konstruksi politik yang digunakan untuk membenarkan pemerintahan otoriter dan menekan hak politik dan sipil. 

Mereka juga berpendapat bahwa konsep ini terlalu luas dan mengabaikan perbedaan budaya dan masyarakat yang signifikan di antara negara-negara Asia.

Asian Value juga dipertimbangkan dalam kaitannya dengan hak asasi manusia. Beberapa berpendapat bahwa relativisme budaya digunakan untuk membenarkan pelanggaran hak asasi manusia, sementara yang lain menekankan bahwa nilai-nilai Asia memprioritaskan hak komunitas dan kolektif di atas hak individu.

Kesimpulannya, Asian Value mencakup norma budaya dan masyarakat yang unik bagi masyarakat Asia, terutama di Asia Timur, dengan penekanan pada keluarga, komunitas, harmoni sosial, tradisi, dan otoritas. 

Konsep ini telah diperdebatkan baik sebagai upaya untuk menjelaskan perbedaan perkembangan antara Timur dan Barat maupun sebagai alat politik yang kontroversial.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

SPORT
Carlos Pena Panggil Eks Pemain Persija Perkuat Lini Tengah Persita Tangerang

Carlos Pena Panggil Eks Pemain Persija Perkuat Lini Tengah Persita Tangerang

Rabu, 7 Januari 2026 | 12:41

Persita Tangerang resmi menambah amunisi baru pada bursa transfer paruh kedua BRI Super League 2025/2026 dengan mendatangkan gelandang asal Spanyol, Ramon Bueno.

TEKNO
Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Jumat, 9 Januari 2026 | 15:33

Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.

BISNIS
Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:41

Promo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill