Connect With Us

Angkot Pembawa BLSM Nabrak, Uang Berhamburan

| Rabu, 17 Juli 2013 | 19:45

Angkot pengakut warga yang sesusai mengambil BLSM menabrak tiang listrik. (TangerangNews / Moeksa)

 

Reporter : Moeksa


TANGERANG-Angkutan umum kota (Angkot) pembawa rombongan ibu-ibu pengambil dana BLSM  di Kantor Pos Tigaraksa, Kabupaten Tangerang menabrak tiang listrik di Jalan Raya Arya Santika, Rabu (17/7) .  

Angkot bernomor polisi B-2452-BU jurusan Pasar Sentiong  Balaraja-Curug itu , menabrak tiang listrik di Jalan Raya Aria Santika, tepatnya di Desa Pasir Bolang-Cibadak.

Akibatnya, belasan ibu-ibu asal Desa Pekong Kecamatan Balaraja yang mencarter mobil angkutan tersebut mengalami luka-luka.  Bahkan uang BLSM pun harus rela mereka gunakan untuk berobat di klinik.  Tak hanya itu, ada beberapa korban justru kehilangan dompetnya.

Salah seorang saksi mata, Hasanudin mengatakan, angkot tersebut dikemudikan oleh anak baru gede (ABG).

“Angkot tersebut melaju kencang dari arah Pasir Nangka menuju Cibadak sekitar pukul 11.30 WIB. Tapi saya enggak tahu kenapa tiba-tiba mobil terperosok dan langsung menghantam tiang listrik,” terangnya.

Setelah itu, Hasanudin langsung mendekati angkot tersebut yang belakangan diketahui penumpangnya penuh dengan ibu-ibu dan anak kecil. “Sudah ringsek banget kendaraan, kaca pecah semua,” ujarnya.

Dibantu warga, Hasanudin pun mencoba menolong membantu korban dengan mengeluarkannya dari jendela angkot satu persatu.

“Para korban langsung dibawa ke RS Ibu dan Anak Selaras untuk mendapat pengobatan. Kebetulan ada angkot yang melintas dan ikut membantu mengantarkan korban. Saya sendiri tidak tahu apa penyebab kecelakaan itu, padahal jalanan sepi dan lebar kok bisa sampe nabrak,” ungkap Hasanudin.

Ditemui di RS Ibu dan Anak Selaras, ibu Tarni masih tampak shock duduk dilantai bersama penumpang lainnya. Beberapa menahan sakit pada bagian tubuhnya. “Saya ada 15 orang dari Desa Pekong Kecamatan Balaraja, habis ambil BLSM di Kantor Pos Cabang Tigaraksa. Tiba-tiba pulangnya angkotnya nabrak. Gak tau kenapa tuh sopirnya mabok kali,” kata Tarni.

Penumpang lainnya Sawini menuturkan saat kejadian dirinya duduk di kursi deretan belakang sebelah kiri. “Sial sekali kami, uang BLSM buat berobat. Bahkan saya kehilangan dompet,” ujarnya.

Anggota Satlantas Polres Kota Tangerang Ipda Hamdi mengungkapkan, sopir bernama Aang Kurniawan tersebut adalah warga Kampung Cibuah Masjid, Warung Gunung Kabupaten Lebak.
“Sopirnya ini sepertinya sopir tembak, di dompetnya hanya ditemukan KTP saja, SIM dan STNK atau fotocopian-nya juga tidak ada. Kondisinya juga masih shock,” imbuh Hamdi. (MOE)
 
TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KOTA TANGERANG
Detik-detik Menegangkan Evakuasi Tangan Pekerja Restoran Terjepit Mesin Penggiling di Tangerang

Detik-detik Menegangkan Evakuasi Tangan Pekerja Restoran Terjepit Mesin Penggiling di Tangerang

Kamis, 2 Juli 2026 | 18:15

Insiden kecelakaan kerja menimpa seorang pekerja restoran dari PT Pendekar Bodoh bernama Surya di Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026 siang.

BANDARA
Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:06

Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill