Connect With Us

Setahun Diresmikan, Proyek Jaliteng Rp28 Miliar Hancur

Jangkar | Selasa, 26 November 2013 | 14:28

Baru Setahun Jalan Rp28 Miliar Sudah Hancur (Jangkar / TangerangNews)



TANGERANG-Mega proyek anggaran Jalan Lintas Tengah (Jaliteng) yang memakan anggaran APBD 2012 sebesar Rp28 Miliar sudah selesai. Peresmiannya pun telah dilakukan satu tahun yang lalu. Namun, jalan betonisasi yang menghubungkan lima Kecamatan, yakni Sukamulya, Rajeg, Kemiri, Kronjo dan Kresek kini sudah hancur.


Pantauan di lokasi, ambruknya jalan yang menyedot APBD tersebut terparah di Desa Buni Ayu, Kecamatan Sukamulya, sekitar 50 meter jalan pecah belah dan turapnya roboh. Hal itu menyebabkan penahan tanggul amblas, sehingga trotoar yang berisi paving blok terlihat acak-acakan dipermukaan.

"Jalan yang dibangun dengan anggaran yang besar kenapa bisa cepat ambrol," ujar Ade ,36, warga Desa Buni Ayu, Kecamatan Sukamulya, Selasa (26/11). 

 Ade mengatakan,  ambrolnya jalan tersebut terjadi seminggu lalu, kondisi ini semakin  lebih parah."Pas saya lihat tadi pagi, malah lebih parah," katanya.

Ade mengaku, j alan tersebut merupakan jalan kebanggaan masyarakat yang menghubungkan Tangerang bagian Barat dan Utara. Namun,  ternyata jalan itu cepat sekali rusaknya.

Ade mengatakan, jalan Jaliteng yang tidak jauh dari kandang sapi milik Sekda Kabupaten Tangerang Iskandar Mirsad ini dibuat dengan asal-asalan.

"Kalau tidak asal-asalan mana bisa langsung rusak  secepat ini," sesalnya.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pengairan Ilham Choir  ketika dikonfirmasi tidak ada ditempat. Menurut salah seorang stafnya bernama Iwang dirinya  sedang berada di puncak dalam pembahasan RAPBD 2014. 
BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill