Connect With Us

Terima Dana Hibah Rp2,2 Miliar, Ketua Yayasan Ditahan Kejari Tigaraksa

Jangkar | Rabu, 4 Desember 2013 | 23:28

Ilustrasi Uang (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGERANG-Suharli, Ketua Yayasan Darussalam ditahan petugas Kejari Tigaraksa, Kabupaten Tangerang,  karena diduga melakukan penyelewengan dana hibah Pemerintah Provinsi Banten pada 2012 lalu.

"Benar,  Dia (Suharli) telah ditahan. Sebenarnya sejak 24 November 2013," ungkap Kasi Pidsus Kejari Tigaraksa, Rabu (4/12).

Menurut  Ricky, Suharli telah menerima dana hibah sebesar Rp2,2 miliar untuk membangun gedung sekolah untuk yayasannya tingkat SD, SMP, SMA.
Namun,  realisasi pembangunan gedung yang beralamat di Kelurahan Mekar Bhakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang itu tidak sepenuhnya digunakan untuk membangun gedung.

"Tidak mencapai 100 Persen. Diprediksi ada kerugian Negara sekitar Rp800 juta. Karenanya, tersangka sudah kami tahan di Lapas Jambe beberapa waktu lalu," papar Tomy.


Ricky berjanji, pihaknya tidak akan berhenti sampai pada penahanan Suharli, karena diduga ada keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut. “Kita akan kembangkan lagi pasti,” ujarnya. 
AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill