Connect With Us

Caleg Perempuan di Banten Kompak Kerjasama

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 24 Desember 2013 | 20:15

Caleg Perempuan di Banten (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Keterwakilan perempuan di legislatif yang masih minim, membuat para Caleg perempuan di Provinsi Banten kompak bekerja sama. Terlebih lagi dengan adanya kasus korupsi Gubernur Banten Ratu Atut Chosyah, membuat mereka harus bekerja lebih keras membangun kepercayaan masyarakat untuk memilih mereka.

 Hal itu disampaikan para Caleg perempuan se-Provinsi Banten yang juga alumni pelatihan United Nations Development Program (UNDP).

 “Peranan perempuan dalam parlemen ini sangat penting. Tapi kuota perempuan di parlemen masih sedikit, untuk anggota DPR RI dari Banten saja belum cuma 18 persen, masih jauh dari syarat minimal 30 persen. Sedangkan kuota di DPRD Kabupaten dan Kota di Banten rata-rata 12 persen,” kata Caleg DPR RI Nomor Urut 2 Dapil Banten III dari Partai Golkar Ratu Dian Hatifah, Selasa (24/12).

 Ketua Umum Kausus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) ini juga menyatakan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan stategi agar perempuan dapat memenuhi kuota 30 persen di legislative, diantaranya dengan meyakinkan masyarakat bahwa caleg perempuan ini memiliki kualitas yang bagus dan bersih dari korupsi.

 “SDM aleg untuk Provinsi Banten ini bagus-bagus, tinggal tergantung kepada pemilihnya saja. Jadi kita harus menunjukkan track record kita sebagai Caleg yang berkualitas. Untukitu kita sepakat kita sepakat untuk tidak ada money politik dan tidak akan melakukan korupsi,” tukas Ratu.

 Sementara Caleg DPRD Banten no urut 7 dari partai Demokrat Sherisada Manaf menyatakan bahwa beberapa tahun ini animo masyarakat terhadap Caleg perempuaan merosot, kalah popular dibanding caleg laki-laki. Dia pun mengaku, meski sebagai incumbent, nomo rurutnya di daftar caleg tetap (DCT) tersalip oleh caleg laki-laki yang baru maju.

 “Kesetaraan gender di Banten masih kurang. Untuk itu,, meski kita caleg perempuan meski berbeda partai, sepakat untuk mengangkat martabat perempuan di parlemen.  Dengan keterlibatan perempuan, diharapkan Banten bersih dari Korupsi,” kata wanita yang  masih menjabat sebagai Anggota Komisi V DPRD Banten ini.
BANTEN
695 Koperasi Merah Putih di Banten Telah Beroperasi, 540 Belum Memiliki Gerai

695 Koperasi Merah Putih di Banten Telah Beroperasi, 540 Belum Memiliki Gerai

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:52

Gubernur Banten Andra Soni menyebut sebanyak 695 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya telah resmi beroperasi.

BANDARA
InJourney Airports dan Polres Bandara Soetta Perketat Keamanan Kargo Pasca Pencurian Tas Ekspor

InJourney Airports dan Polres Bandara Soetta Perketat Keamanan Kargo Pasca Pencurian Tas Ekspor

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:11

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) dan Polres Bandara Soekarno-Hatta memperkuat aspek keamanan lingkungan bandara.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill