Connect With Us

Satpam Kantor Pemkab Tangerang Tagih Gaji

Jangkar | Rabu, 8 Januari 2014 | 00:06

Mobil Alphard Tamu Zaki Terjun (Jangkar / TangerangNews)

TANGERANG-Satpam di Kantor Setda Pemkab Tangerang memang sudah diputuskan kontraknya. Namun, Satpam yang bekerja saat periode Bupati Tangerang Zaki Iskandar tersebut berteriak belum dibayar gaji.

Salah satu perwakilan Satpam Mad Soleh mengatakan, pihaknya tidak mempersoalkan kontrak mereka diputus oleh Pemkab Tangerang, tetapi mereka mendesak agar gaji mereka dibayar.

"Kami sudah 10 bulan bekerja di Pemkab Tangerang, Tigaraksa, tapi satu bulan belum dibayar," ujar Mad Soleh, Selasa (7/1/2014).

Kata Soleh, dirinya bersama 14 Satpam lainnya akan terus melakukan tuntutan hingga hak mereka dipenuhi. "Kami minta gaji kami yang Rp1,5 juta dibayar," katanya.

Sekda Kabupaten Tangerang Iskandar Mirsad mengaku, sebelum memutus kontrak Pemkab sudah melunasi hak Satpam. "Pelunasan diberikan kepada CV Gemilang Harapan Jaya tempat mereka yang bernaung," kata Iskandar.

Semestinya, lanjut Sekda kalau Satpam  mau menuntut, seharusnya ke CV mereka bernaung, karena pemkab sudah membayar seluruhnya.

"Pemutusan kontrak jasa keamanan itu, lantaran kontrak mereka sudah habis selama 10 bulan bekerja, dan kami belum tahu apakah nanti CV mereka kita pertahankan atau diganti karena belum dibicarakan dengan Bupati," katanya.

Sementara waktu, tutur Iskandar, penjagaan sementara diisi oleh anggota Satpol PP.
TEKNO
Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Rabu, 1 April 2026 | 14:23

Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

PROPERTI
Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Kamis, 2 April 2026 | 10:54

Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian. 

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill