Connect With Us

Panti Asuhan Samuel's Homes Pernah Dihentikan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 25 Februari 2014 | 16:09

Panti Asuhan The Samuel’s Home (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Kegiatan Panti Asuhan Samuel’s Home ternyata sebelumnya pernah diberhentikan atau ditutup  kegiatannya oleh Dinas Sosial Kabupaten Tangerang pada tahun 2012 karena dalam mengasuh anak-anak tidak sesuai standar prosedur.

Itu diketahui setelah petugas Dinas Sosial Kabupaten Tangerang datang ke panti pada Selasa (25/2)  ke panti yang sebelumnya didatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Senin lalu.    

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang Uyung Muliardy mengatakan, berdasarkan catatan pihaknya telah menghentikan aktifitas pengelola panti asuhan tersebut pada 2012.  

“Jadi sebenarnya berdasarkan catatan kami, tahun 2012 sudah kami hentikan. Saat itu dihentikan  karena adanya laporan dari warga mengenai rumah yang dijadikan untuk menampung anak-anak,” katanya, saat meninjau Panti Asuhan Samuel's di Cluster Miccelia, Sektor 6 GC 10 No. 1, Gading Serpong, Selasa (25/2).

Didasarkan informasi tersebut, pihaknya langsung meninjau ke lokasi.  Hasilnya, selain tidak memiliki izin, panti asuhan tersebut diketahui tidak menjadi panti asuhan yang berstandar prosedur.

“Kami sudah memberikan peringatan untuk menghentikan kegiatan tersebut dan kami juga merasa heran mendengar kejadian ini dan ternyata orangnya sama," ujar Uyung.

Menurut Uyung, aturan dalam tata cara mengasuh anak sudah jelas  diatur dalam undang-undang sehingga tidak bisa sembarangan. Dengan adanya kasus ini, pihaknya berjanji bakal melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap kegiatan masyarakat.

“Kami sudah melakukan kordinasi dengan Departemen Sosial dan Komnas Ham terkait masalah ini,” tegasnya.
Jika Panti Asuhan Samuel’s Home masih terus beroperasi, Uyung menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas. “Kami akan melakukan sanksi tegas dan semua harus melalui tahapan-tahapan sesuai dengan undang-undang," pungkasnya.
 
 
Sementara itu,  sebelum pindah ke lokasi saat ini. Kondisi rumah panti tersebut diketahui sangat memprihatinkan. Panti dikawasan elite tersebut, hanya memiliki tiga kamar tidur berukuran 3x4 saja. Rumah yang kusam tersebut sudah ditinggal tiga mingguan oleh pemiliknya.

"Coba saja lihat sendiri kedalamnya, memprihatinkan kan?" ujar Hendra, satpam yang berjaga di Klinik Anugerah, tepat bersebelahan dengan rumah bekas Panti Asuhan Samuel's, Kamis (25/2).

Berdasarkan pantauan, rumah tersebut catnya sudah sangat pudar, mengelupas dibeberapa bagian. Ada satu ayunan yang juga tak bisa digerakan lagi karena berkarat.

Di depan teras rumah, ada enam kamar mandi berukuran sangat kecil, hanya ada satu toilet jongkok didalamnya, dibiarkan tanpa atap oleh sang pemilik. Sedangkan dibelakangnya, ada empat kandang anjing berukuran besar.

Jika masuk kedalam, rumah yang dibiarkan tak terkunci oleh pemiliknya itu, sangatlah jauh dari kata layak. Dinding hanya dibatasi oleh triplek yang sudah mengelupas beberapa bagiannya, dan masih banyak barang-barang seperti kasur dan pakaian yang ditinggal pemiliknya.

Sementara di bagian garasi rumah, masih ada karpet, bantal, dan mainan anak-anak. Dibagian depan, ada plang yang kusam hampir roboh, yang dibiarkan begitu saja.

"Itu dulu plang bertuliskan nama pantinya. Sudah lama dibiarkan begitu," ungkap Hendra. 
TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

TANGSEL
Ramai Soal Jabatan Sekda Tangsel, Kadiskominfo Pastikan Sesuai Aturan

Ramai Soal Jabatan Sekda Tangsel, Kadiskominfo Pastikan Sesuai Aturan

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:23

Pemerintah Kota Tangerang Selatan angkat bicara soal simpang siur informasi terkait status masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) hingga ramai di tengah masyarakat

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill