Connect With Us

Hari Bumi PT LSI Balaraja Didemo Warga

KOKO | Selasa, 22 April 2014 | 11:55

Warga saat mendemo Perusahaan baja PT Lautan Stell Indonesia (LSI), Selasa (22/4/2014) (Koko / TangerangNews)


TANGERANG - Ratusan warga 2 kampung, yaitu Kampung Nambo dan Kampung Telaga di Desa Telagasari, Kabupaten Tangerang melakukan aksi demonstrasi di depan pabrik peleburan baja PT Lautan Stell Indonesia (LSI), Selasa (22/4).

Pantauan www.TangerangNews.com, masa yang menamakan dirinya Forum Komunikasi Masyarakat Nambo-Talaga (FKM Naga) ini berkumpul memulai aksi sekitar pukul 9.00 WIB.
 
Mereka berorasi agar pabrik peleburan baja tersebut menghentikan penggunaan batubara sebagai bahan bakar industri, karena berdampak kepada kesehatan warga di sekitarnya.
 
Warga juga sempat bersitegang dengan pihak keamanan, karena memaksa akan meblokir akses jalan di Kawasan Industri Balaraja Mas.
 
Mereka juga menghalangi kendaraan yang keluar masuk perusahaan. "Kami meminta agar perusahaan menghentikan polusi suara yang ditimbulkan oleh aktivitas produksi. Selain itu, kami juga meminta jaminan kesehatan, karena masalah limbah dari hasil produksi pabrik tersebut sangat berdampak bagi kesehatan masyarakat," ujar Ani Rokmani, koordinator aksi kepada www.TangerangNews.com.
 
Direktur Wahana Hijau Fortuna, Romly Revolvere mengatakan, aksi ini juga bertepatan dengan hari bumi. Dia juga mengancam, jika perusahaan tersebut masih membandel, akan membawanya kasus ini ke ranah hukum.
"Kami akan terus mendesak sampai perusahaan tersebut memenuhi tuntutan kami," pungkasnya.
 
OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill