Connect With Us

Edan! Ayah Perkosa Anak Tiri Direkam dengan Ponsel

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 28 April 2014 | 11:51

Ilustrasi Pemerkosaan (Rangga A Zuliansyah / Kompas.com)



TANGERANG-Aksi bejad seorang ayah kepada puterinya ini benar-benar terbilang tak bermoral. Betapa tidak, perilaku R,36, terhadap F,10, anak tirinya sama sekali tidak mencerminkan seorang ayah.

Bukannya melindungi dari keterpurukan masa depannya, R justru tega menodai anak tirinya yang duduk kelas IV SD di rumah yang dikontraknya. Ironisnya, sambil melakukan pemerkosaan, adegan tersebut direkam dengan menggunakan  kamera telepon selular (ponsel)nya sendiri.
 
Kapolsek Rajeg, Kabupaten Tangerang AKP Teguh ketika dikonfirmasi pada Senin (28/4) membenarkan adanya peristiwa tersebut.
 “Iya benar mas, kami sudah tangkap pelaku pada Sabtu (26/4),” ujar Kapolsek ketika dihubungi.
 
Kepada petugas Polsek Rajeg, pria kelahiran Subang Jawa Barat itu mengakui seluruh perbuatannya. Namun, dia memiliki alasan melakukan itu. Menurut dia, perbuatan tersebut dilakukan lantaran dendam dengan istrinya, yang tak lain adalah ibunya F.

“Dia mengaku memperkosa anak tirinya sudah empat kali dan dia rekam dengan ponselnya sendiri,” katanya.

Perkosaan dilakukan tersangka di rumah kontrakan Kampung Kongsibaru RT6/1 Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang.

Menurut Kapolsek, dendam pelaku kepada istrinya karena sang istri meminta cerai. Sebenarnya, kata Kapolsek,  korban yang berusia 10 tahun itu ketika dibawa pelaku ke kontrakan berusaha menolaknya. Namun, pelaku merayunya dan memaksa membuka pakaian korban dan menodainya sebanyak empat kali.

Atas perbuatan ayah tirinya ini kemudian diadukan ke ibunya S dan diteruskan ke Polsek Rajeg. Petugas menyita celana dalam korban dan HP tersangka yang berisi rekaman saat perkosaan.

”Saya dendam ibunya korban minta cerai,”ucap tersangka R kepada petugas saat digelandang ke Mapolsek Rajeg.
 
BANTEN
Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Rabu, 1 Juli 2026 | 11:02

Provinsi Banten tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) terbanyak kedua di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026.

KOTA TANGERANG
Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:23

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan evaluasi terhadap penerapan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif di TPA Rawa Kucing yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

BANDARA
Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:06

Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

TANGSEL
75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

Selasa, 30 Juni 2026 | 16:43

Sebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill