Connect With Us

Aksi Terjun Nurhadi Diduga Terbelit Hutang

Jangkar | Rabu, 14 Mei 2014 | 00:40

RS Siloam (Istimewa / TangerangNews)

 
TANGERANG-Polisi sudah memeriksa berbagai saksi terkait motif melompatnya Nurhadi, Selasa (13/5/2014). 
 
Kapolsek Kelapa Dua , Kabupaten Tangerang Kompol Sulistio mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada keluarga Nurhadi dan saksi mata yang berada di lokasi.
 
 "Sudah dilakukan pemeriksaan," ungkap Kapolsek. Menurut Sulistio, pasien sebelum meloncat, pernah diberitahukan istrinya terkait tagihan kredit motor. 
 
 "Dia kemungkinan merasa kesal, sebab selain masih sakit dan dirawat, ada beban angsuran," ungkap Kapolsek.
 
Sementara, Satpam RS. Siloam Mochtar saksi mata mengaku, pasien mengidap penyakit DBD sudah lima hari dirawat di RS. Siloam. 
 
"Setahu saya, sudah lima hari dia dirawat," katanya. Lanjut Mochtar, atas aksi nekatnya tersebut, pasien asal Kelurahan Binong, Kecamatan Curug harus dirawat secara serius, karena mengalami patah tulang leher. 
 
 "Tulang lehernya patah dan saat ini masih dirawat di RS. Siloam," tukasnya.
 
 
AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

BANDARA
Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Jumat, 6 November 2026 | 23:32

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung langkah pencegahan banjir dan penanganan pendangkalan di kawasan Kali Perancis, Kota Tangerang

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill