Connect With Us

Aksi Terjun Nurhadi Diduga Terbelit Hutang

Jangkar | Rabu, 14 Mei 2014 | 00:40

RS Siloam (Istimewa / TangerangNews)

 
TANGERANG-Polisi sudah memeriksa berbagai saksi terkait motif melompatnya Nurhadi, Selasa (13/5/2014). 
 
Kapolsek Kelapa Dua , Kabupaten Tangerang Kompol Sulistio mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada keluarga Nurhadi dan saksi mata yang berada di lokasi.
 
 "Sudah dilakukan pemeriksaan," ungkap Kapolsek. Menurut Sulistio, pasien sebelum meloncat, pernah diberitahukan istrinya terkait tagihan kredit motor. 
 
 "Dia kemungkinan merasa kesal, sebab selain masih sakit dan dirawat, ada beban angsuran," ungkap Kapolsek.
 
Sementara, Satpam RS. Siloam Mochtar saksi mata mengaku, pasien mengidap penyakit DBD sudah lima hari dirawat di RS. Siloam. 
 
"Setahu saya, sudah lima hari dia dirawat," katanya. Lanjut Mochtar, atas aksi nekatnya tersebut, pasien asal Kelurahan Binong, Kecamatan Curug harus dirawat secara serius, karena mengalami patah tulang leher. 
 
 "Tulang lehernya patah dan saat ini masih dirawat di RS. Siloam," tukasnya.
 
 
OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

TANGSEL
Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:11

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill