Connect With Us

Rumah Komisaris PT MPN Digeruduk Massa

KOKO | Kamis, 5 Juni 2014 | 18:43

Rumah Komisaris PT MPN Digeruduk Massa (Koko / TangerangNews)

TANGERANG –Rumah komisaris PT Mustika Putra Nusantara (MPN) perusahaan developer perumahan Cluster Mutiara Curug (CMC) 2 Wawan Gunawan, yang berlokasi di Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang digeruduk ribuan masa dari kompleks perumahan tersebut, Rabu (4/6) sekitar pukul 11.30 malam.

 Aksi ini dipicu oleh ulang Wawan Gunawan yang dinilai telah mengingkari janji kepada warga kompleks tersebut dalam menangani masalah banjir.

Hartono ,39, salah seorang warga CMC 2 mengatakan, sebelumnya Wawan pernah berjanji akan membenahi masalah banjir di kompleks perumahan yang berlokasi di wilayah Desa Cukanggalih tersebut. Namun janji itu, kata Hartono tidak pernah ditepati.

“Sudah tiga kali ini kami mendatangi rumahnya, tapi janji-janji yang pernah diucapkan mengenai masalah banjir tidak juga ditepati. Makanya, kami dengan warga yang laun marah,” kata Hartono kepada tangerangnews.com

Dia juga mengatakan, kalau pihak PT MPN tidak segera membenahi masalah banjir di kompleks tersebut, pihaknya akan membuat aksi yang lebih besar lagi. 

Sementara, Wawan Gunawan berjanji akan segera membenahi masalah tersebut. Namun demikian, kata Wawan, pihaknya harus bertemu dulu dengan kepala desa Cukanggalih.

Karena, penyebab banjir tersebut, yaitu saluran air dari kompleks perumahan ditutup oleh warga kampung tersebut. “Saya akan bertemu dulu dengan kades dan pihak desa. Karena permasalahan seperti ini tidak bisa diselesaikan secara sepihak,” pungkasnya.
 
 
KOTA TANGERANG
Warga Ciledug Gadai NMAX, Sudah Dilunasi Motor Malah Pindah Tangan

Warga Ciledug Gadai NMAX, Sudah Dilunasi Motor Malah Pindah Tangan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:40

Aksi penggelapan sepeda motor bermodus gadai terjadi di Ciledug, Kota Tangerang. Satu unit Yamaha NMAX milik korban, Edy Maulana, sempat berpindah tangan hingga ke wilayah pesisir Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill