Connect With Us

Sunat Gaji Buruh, PT ISE Didemo

KOKO | Rabu, 25 Juni 2014 | 19:10

Puluhan buruh pembuatan aksesories lampu mobil tersebut melakukan aksi unjukrasa di depan pabrik, Rabu (25/6). (Koko / TangerangNews)


TANGERANG – Lantaran selama 2 tahun gaji buruh PT Indonesia Stanley Elecktric (PT ISE) disunat oleh pihak managemen,  puluhan buruh pembuatan aksesories lampu mobil tersebut melakukan aksi unjukrasa di depan pabrik, Rabu (25/6).
Mereka meminta agar Presiden Direcktor PT ISE mengambil tindakan tegas terhadap oknum managemen yang menyunat gajinya.

“Selama dua tahun gaji kami disunat, dengan alasan potongan Jamsostek, BPJS dan tetek bengek lain-lain. Tapi, apa yang dilaporkan kepada perusahaan dengan apa yang kami terima itu tidak sesuai, alias laporan palsu. Makanya, kami rame-rame berdemo minta pertanggungjawaban, dan minta uang kami dikembalikan. Bayangkan saja, setiap bulan dipotong Rp 500ribu, dikali dua tahun berapa itu jumlahnya?” ujar Koordinator Aksi Guntur Setiawan kepada tangerangnews.com.

Selain menuntut pengembalian uang potongan gaji, kata Guntur, buruh juga meminta agar karyawan yang sudah bekerja lebih dari satu tahun diangkat sebagai karyawan tetap.

“Di sini, kami ada 60 karyawan yang statusnya tidak jelas, yaitu sebagai karyawan harian lepas dan training. Padahal kami sudah bekerja lebih dari tiga tahun, bahkan ada yang sudah empat sampai lima tahun,” katanya.

Chairman of Program Nikeuba SBSI, Frans Gultom menambahkan, pihaknya mengancam akan terus melakukan aksi sampai tuntutan mereka dikabulkan. Karena menurut Frans, pelanggaran yang dilakukan oleh PT ISE bukan hanya pada pemotongan gaji sepihak, memperlakukan karyawan tidak sesuai dengan UU No 2 Tahun 2004, dan melakukan intimidasi terhadap PUK Niaga Informatika Keuangan dan Perbankan (Nikeuba) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), yaitu serikat buruh di perusahan tersebut.

“Kami akan terus melakukan aksi, sampai tuntutan kami dipenuhi. Kalau tidak dipenuhi, kami akan mengambil upaya jalur hukum,” pungkasnya.
 
 
TANGSEL
Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Jumat, 3 Juli 2026 | 12:16

Seorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill