Connect With Us

Buruh Tangerang Desak Pengusaha Bayar THR

Jangkar | Senin, 7 Juli 2014 | 01:53

Ketua KSPSI Kabupaten Tangerang Ahmad Supriadi mengenakan baju berwarna merah. (Jangkar / TangerangNews)


TANGERANG-Kaum Buruh di Kabupaten Tangerang memberikan peringatan terhadap pengusaha. Ancaman tersebut berkaitan dengan Tunjangan Hari Raya (THR).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Konfedarasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Tangerang Ahmad Supriadi menyatakan, hal itu didasari peraturan menteri yang didalamnya disebutkan agar setiap perusahaan memberikan hak THR.

"Setiap perusahaan mesti bayar THR," ujar Ahmad Supriadi, hari ini.

Supriyadi menuturkan, pembayaran THR sudah termaktub pada  Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 4 tahun 1994.

"Peraturan Menteri Tentang Tunjangan Hari Raya tersebut merupakan keputusan tetap yang incrah dan harus dijalankan para pengusaha," katanya.

Terkait mekanisme THR, caleg terpilih dari PDI Perjuangan itu mengatakan, pembayaran THR yakni sebesar satu kali upah.

"Satu kali upah untuk yang sudah bekerja selama lebih dari satu tahun. Kalau yang belum itu proposional berdasarkan keputusan perusahaan," imbuhnya.

Ahmad berharap, apa yang menjadi kewajiban perusahaan terhadap hak yang harus diterima buruh bisa terealisasikan. "Hal itu bertujuan agar iklim perindustrian di Kabupaten Tangerang kondusif," tuntasnya.
 
KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

BANTEN
695 Koperasi Merah Putih di Banten Telah Beroperasi, 540 Belum Memiliki Gerai

695 Koperasi Merah Putih di Banten Telah Beroperasi, 540 Belum Memiliki Gerai

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:52

Gubernur Banten Andra Soni menyebut sebanyak 695 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya telah resmi beroperasi.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill