Connect With Us

100 Motor Dicuri Bandit, 2 Ditembak

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 27 Agustus 2014 | 20:46

Penjahat Dirungkus Petugas Kepolisian Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Dua anggota komplotan curanmor ditembak kakinya oleh aparat Satuan Reskrim Polresta Tangerang, karena berusaha melawan saat ditangkap. Kedua pelaku telah mencuri sekitar 100 motor di wilayah Tangerang.

Keduanya adalah MN dan OS, yang tergabung dalam Kelompok Lebak. Mereka beraksi bersama rekannya, FR, SL dan RL yang telah dibekuk.

"Mereka komplotan spesialis curanmor. Di Tangerang, mereka sudah melakukan aksinya di 100 TKP," kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang Aris Triyunarko, Rabu (27/6).

Modus mereka mencuri yakni merusak kunci kontak sepeda motor dengan kunci leter T. Mereka mengincar sepeda motor yang terparkir di depan rumah dan tempat parkir. Aksi mereka sangat cepat hingga tidak diketahui korban.

"Kalau ketahuan  mereka menggunakan sajam untuk mengancam korban. Tapi belum ada yang dilukai selama mereka melakukan aksi," jelas Aris.

Barang bukti pencurian tersebut kemudian dikirim ke penadah di Lampung dan Banten untuk dijual. Hasil penjualan mereka bagi rata. "omzet mereka per bulan mencapai Rp 40 juta," ungkapnya.

Ke lima tersangka dibekuk bergantian oleh petugas pada 26 Agustus 2014. Untuk tersangka MN dan OS terpakaa dilumpuhkan kakinya karena melawan petugas.

Selain menangkap kelompok Lebak. Polisi juga menangkap dua kelompok Lampung. Diantaranya EP, RT, AN, RZ, RI dan DD, ditangkap pada 16 Juli 2014. Lalu IS dan AL ditangkap pada 8 Agustus 2015.

"Total pelaku yang diamankan 13 orang. Lima diantaranya adalah residivis yang sudah berkali kali keluar masuk penjara karena kasus curanmor. Sedangkan barang bukti yang disita sebanyak 25 sepeda motor, 3 golok dan 7 leter T," papar Aris.
 
 
MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANTEN
695 Koperasi Merah Putih di Banten Telah Beroperasi, 540 Belum Memiliki Gerai

695 Koperasi Merah Putih di Banten Telah Beroperasi, 540 Belum Memiliki Gerai

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:52

Gubernur Banten Andra Soni menyebut sebanyak 695 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya telah resmi beroperasi.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill