Connect With Us

Mengaku Diperkosa dan Dirampok, PRT Ditangkap

| Kamis, 5 November 2009 | 10:20

TANGERANGNEWS-Jajaran Kepolisian Resor Metropolitan Tangerang Kabupaten akhirnya menangkap dan menetapkan Nurhayati, pembantu rumah tangga (PRT) sebagai tersangka dalam kasus laporan palsu perampokan disertai pemerkosaan di Permata Pamulang, Blok G17, No. 12, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, kemarin sore. Hingga pagi ini, polisi masih memburu dua pelaku lainnya, yang diketahui bekerjasama dalam skenario pembuatan laporan palsu tersebut. “Satu dari dua pelaku lain yang sedang kami buru saat ini adalah suami Nurhayati sendiri. Mereka sengaja berkomplot guna menguras harta majikannya dengan berpura-pura telah dirampok dan diperkosa,” kata AKBP Edi Sumitro Tambunan, Kapolres Metropolitan Tangerang Kabupaten, pagi ini. Menurut Kapolres, aksi yang dilakukan Nurhayati dan komplotannya ternyata sudah berlangsung delapan kali di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Dan, kami pastikan bahwa Nurhayati adalah bagian dari sindikat pembantu yang kerap menguras harta majikan dengan modus membuat laporan palsu. “Kasus ini terungkap ketika kami membawa Nurhayati ke rumah sakit. Pihak rumah sakit justru tidak menemukan adanya tanda-tanda pemerkosaan pada diri Nurhayati. Dan, setelah kami periksa lebih lanjut, akhirnya Nurhayati mengaku bahwa dia sengaja membuat laporan palsu,” kata Tambunan. Diketahui sebelumnya, pada Rabu (04/11) Nurhayati membuat laporan ke Polsek Cisauk. Dalam laporan itu Nurhayati mengaku bahwa rumah majikannya di ermata Pamulang, Blok G17, No. 12, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, telah disatroni dua perampok. Saat kejadian, Nurhayati juga mengaku telah diperkosa oleh kedua pelaku. Selanjutnya, pelaku kabur dengan membawa serta tiga unit telepon genggam dan sebuah sepeda motor yang ada di rumah tersebut. Setelah itu, kedua pelaku langsung kabur kea rah Ciputat. Akibat ulah Nurhayati, sang majikan yang diketahui bernama Bambang Rusmono menderita kerugian sekitar 15 juta.(roedy pg)
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

KOTA TANGERANG
Akui Kemacetan Tak Bisa Diatasi Sepenuhnya, Maryono Minta Petugas Dishub Perbanyak Hadir di Jalan

Akui Kemacetan Tak Bisa Diatasi Sepenuhnya, Maryono Minta Petugas Dishub Perbanyak Hadir di Jalan

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:21

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill