Connect With Us

Warga Dadap Menyerang Petugas Gabungan, 2 Polisi Luka

Denny Bagus Irawan | Selasa, 10 Mei 2016 | 10:00

Warga Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang menyerang petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Polri dan TNI, Selasa (10/5/2016) pagi. (@TangerangNews / Raden Bagus Irawan)

TANGERANG-Warga Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang menyerang petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Polri dan TNI, Selasa (10/5/2016) pagi.

 

Dua orang petugas polisi mengalami luka-luka akibat bentrok tersebut. Tampak di lokasi, petugas gabungan yang hari ini mengagendakan akan menyampaikan surat peringatan kedua (SP2) atas rencana penggusuran bangunan liar di lokasi tersebut, saat sedang apel langsung diserang oleh warga.

 

Petugas gabungan yang belum siap sempat belarian karena diantara warga ada yang membawa senjata tajam, bom Molotov , serta melempari petugas dengan batu.  Namun, aksi tersebut disambut petugas dengan menembakan gas air mata kepada arah warga.

 

Setelah itu warga pun kembali ke dalam area perkampungan mereka sambil bersiap siaga menghadang petugas masuk ke dalam pemukiman mereka. “Kami sudah tidak gentar dengan kekuatan aparat, kami butuh keadilan, jangan kami digusur untuk kepentingan swasta,” teriak salah seorang warga.

 

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

OPINI
Fenomena Sarjana Pengangguran

Fenomena Sarjana Pengangguran

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50

Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill