Connect With Us

Siswa SMP Pembunuh Enno Akan Disidang Lebih Dulu

Denny Bagus Irawan | Rabu, 25 Mei 2016 | 14:00

Lokasi Pembunuhan Enno Parinah di Kosambi, Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Raden Bagus Irawan)

TANGERANG-Rahmat Alim,15, siswa SMP pembunuh sadis dengan cara memasukan perkakas cangkul ke dalam kemaluan Enno Parihah,18, akan disidangkan lebih dulu dari dua tersangka yang lain yakni R dan I.

Hal itu dijelaskan kuasa hukum ketiga tersangka, Teddy Wahyudi kepada wartawan, Rabu (25/5/2016). “Dia (Rahmat Alim) akan disidangkan lebih dulu kemungikinan, karena usianya yang masih dibawah umur,” ujar Teddy.

Selain itu, dia menuturkan, Rahmat Alim sebenarnya tidak melakukan pembunuhan. Dia menilai Rahmat Alim sebaiknya dibebaskan dari Pasal 338 yang dijeratkan kepadanya.

"Dia hanya memukul kepala Enno satu kali dengan cangkul, dan tidak menyebabkan Enno tewas. Dia juga memukul Enno sambil memejamkan mata karena takut, " kata Teddy.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill