Connect With Us

Bazar Sembako Murah di Kabupaten Tangerang Ricuh

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 23 Juni 2016 | 14:51

Bazar sembako murah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) di Gedung Serba Guna (GSG), Kecamatan Tigaraksa, berlangsung ricuh, Kamis (23/6/2016). (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-Bazar sembako murah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) di Gedung Serba Guna (GSG), Kecamatan Tigaraksa, berlangsung ricuh, Kamis (23/6/2016).

Ratusan warga yang mayoritas para ibu-ibu tersebut tak sabar mengantri hingga melakukan aksi dorong-dorongan untuk bisa membeli kupon yang dapat ditukarkan dengan sembako murah. Bahkan, beberapa diantaranya terjepit dan terjatuh akibat berdesak-desakan.

Sri, salah seorang ibu rumah tangga yang ikut mengantri mengatakan, sangat terbantu dengan adanya sembako murah. Dia pun rela berdesak-desakan demi mendapatkan sembako tersebut.

"Ya walaupun nunggunya lama dan harus terjepit, sembako ini sangat membantu soalnya, sembako ini sangat murah. Berbanding jauh dengan harga di pasar," ungkapnya.

Adapun daftar harga sembako murah yakni beras 5 kg Rp35.000, telur 1 kg Rp17.000, gula pasir 1 kg Rp10.000, terigu 1 kg Rp7.000 dan minyak goreng 2 liter Rp18.000.

 

 

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill