Connect With Us

Rp2 Miliar Untuk Gizi Buruk di Kabupaten Tangerang

| Minggu, 29 November 2009 | 17:20

Salah satu keluarga Gizi Buruk di Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / tangerangnews/dira)


TANGERANGNEWS-Pemda Kabupaten Tangerang mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk penanganan penyakit gizi buruk yang kini menyabar di setiap kecamatan yang ada di wilayah itu.  Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang Nani Isnaeni mengatakan,  anggaran yang dikucurkan untuk penanggulangan gizi buruk sebesar Rp2 miliar itu nantinya akan digunakan untuk pemberian makanan dan minuman tambahan. 
 
Pihaknya, kata dia,  juga akan membentuk klinik gizi yang nantinya akan berada di Puskesmas setempat. “Anggaran ini cukup besar untuk mengintervensi gizi buruk, nilai  sebesar Rp2 miliar,”kata Nani kepada wartawan akhir pekan lalu.

Ketika disinggung masih tingginya kasus gizi buruk di Kabupaten Tangerang, Nani menjelaskan bahwa di Indonesia ini tidak ada satu daerah pun  yang benar-benar terbebas dari gizi buruk, termasuk di Kabupaten Tangerang.
 

Dinkes Kabupaten Tangerang, kata dia, suda melakukan pendataan wilayah yang rawan akan gizi buruk dan wialayah yang bebas gizi. “Wilayah yang rawan akan gizi buruk itu lebih banyak di wilayah Pantura seperti Kecamatan Sepatan, Pakuhaji, Teluknaga dan  Kosambi,” kata Nani.
Sementara itu, pihaknya mengaku sedang terus melakukan validasi data penerima program kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Berdasarkan data, Dinkes Kabupaten sampai saat ini sudah lebih dari satu juta orang penerima Jamkesmas di Kabupaten Tangerang. “Ini akan kita update terus, sehingga warga yang mengalami gzi buruk bisa dengan mudah mendatangi RS,” tandasnya.(dira)


BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill