Connect With Us

Tingginya Kecalakaan di Tol Tangerang-Merak, MMS Klaim bukan karena Buruk Jalanan

Rangga Agung Zuliansyah, Denny Bagus Irawan | Minggu, 9 Oktober 2016 | 15:00

Gerbang Tol Cikupa,Tangerang. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-PT Marga Mandalasakti (MMS), operator ruas Jalan Tol Tangerang-Merak mencatat, angka kecelakaan terjadi sebanyak 330 kasus selama periode Januari-September 2016.

Direktur Teknik dan Operasi PT Marga Mandalasakti Sunarto Sastrowiyoto mengatakan, angka kecelakaan lalu lintas di jalan tol terutama akses Tol Tangerang - Merak, mayoritas disebabkan oleh si pengendara sendiri. MMS mengklaim tidak ada factor penyebab buruknya kondisi jalan di tol tersebut.

"64 persen itu karena si pengendara, entah karena mengantuk atau kondisi kesehatan yang tidak prima. Sisanya faktor dari kendaraannya," ungkapnya saat kampanye Keselamatan Berkendara, di Tangcity Mall Kota Tangerang, Sabtu (8/10/2016).

Menurutnya, dari 330 kasus kecelakaan, korban kematian mencapai 20 orang. Sedangkan sisanya luka berat dan ringan. Angka ini, kata Sunarto, memang masih tinggi mengingat tahun 2016 belum berakhir.

"Namun, bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angka kecelakaan dan kematian menurun," katanya.

Untuk, Sunarto mengatakan bahwa MMS terus mengantisipasi minimnya angka kecelakaan. Selain dengan kampanye, pihaknya juga lengkapi seluruh fasilitas keselamatan di sepanjang Jalan Tol Tangerang - Merak. "Itu pun sudah hasil audit dari Kementerian Perhubungan," tuturnya.

Sementara itu, ratusan anggota komunitas roda empat se-Banten, juga lakukan penandatangan komitmen berkendara dengan baik. Dengan cara seperti ini, diharapkan angka kecelakaan di jalan tol maupun jalan raya bisa berkurang.

Sebut saja komunitas Toyota Avanza Club Indonesia (TACI) chapter Banten, Indonesia Starlet Club (ISC) Tangerang, Ikatan Motor Indonesia (IMI) chapter Banten, dan berbagai klub mobil lainnya secara bergantian menandatangani komitmen berkendara dengan baik.

Selain menandatangani papan berwarna hitam kuning tersebut, perwakilan anggotanya juga disematkan pin sebagai pengendara baik dan mampu memberi contoh untuk pengendara lain.

"Memang komitmen seperti ini perlu dilakukan, selain memang untuk mengingatkan kita sebagai pengendara untuk bertanggung jawab selama berada di balik stir, ini juga sebagai bentuk tetap mengutamakan keselamatan diri dan penumpang yang kita bawa," tutur Ridwan, salah seorang anggota komunitas ISC.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

HIBURAN
Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:20

Menyambut Tahun Baru Imlek 2026, dunia fesyen tanah air kembali diramaikan dengan gebrakan inovatif yang memadukan tradisi dan gaya hidup modern.

BISNIS
ALVAboard Tawarkan Solusi Kemasan Efisien di Tengah Tekanan Biaya Industri

ALVAboard Tawarkan Solusi Kemasan Efisien di Tengah Tekanan Biaya Industri

Senin, 9 Februari 2026 | 14:21

Penerapan prinsip keberlanjutan (sustainability) semakin menjadi agenda strategis bagi sektor industri di Indonesia.

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill