Connect With Us

2.500 Kertas Suara Bermasalah, Pelipatan Kertas Suara di KPU Kabupaten Tangerang Disetop

Mohamad Romli | Kamis, 26 Januari 2017 | 06:00

2.500 Kertas Suara Bermasalah, Pelipatan Kertas Suara di KPU Kabupaten Tangerang Disetop (@tangerangnews 2017 / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNews.com-Belum genap sehari, aktivitas pelipatan dan penyortiran kertas suara Pilgub Banten 2017 yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang dihentikan, hal tersebut karena ada masalah pada kualitas cetakan kertas suara yang disortir 240 orang warga.

Bertandang ke kantor KPU Kabupaten Tangerang, tampak 240 orang warga yang melakukan pelipatan dan penyortiran kertas suara tersebut sudah keluar dari kantor KPU Kabupaten Tangerang.

"Hanya setengah hari mas," kata salah seorang warga saat ditanya wartawan.

 Saat dikonfirmasi wartawan, Willy Patria, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Keuangan Umum dan Logistik KPU Kabupaten Tangerang menjelaskan penghentian sementara aktivitas pelipatan kertas suara, karena pihaknya mendapatkan kondisi kertas suara yang mengalami gradasi warna pada foto salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur.

Kondisi dalam kertas suara tersebut, jelas Willy, foto yang seharusnya mengenakan baju warna putih, namun terlihat seperti berwarna kebiru-biruan. “Khawatir nanti bermasalah, lebih baik kita koordinasi dulu dengan KPU Banten,” kata Willy, Rabu (25/1).

Dari data sementara, lanjut Willy, kertas suara yang mengalami gradasi warna tersebut sekitar 2500 lembar, namun pihaknya tidak bisa memastikan apakah gradasi warna itu termasuk kategori kertas suara rusak atau tidak. Oleh karenanya, pihaknya akan meminta keputusan dari KPU Provinsi Banten.

"Jika berdasarkan keputusan KPU Provinsi Banten kertas suara tidak bermasalah. Maka proses pelipatan akan langsung dilanjutkan. Sebaliknya, jika dianggap bermasalah, maka kertas suara itu berarti masuk ke dalam kategori rusak. Maka KPU Kabupaten Tangerang akan menghitung dan meminta gantinya," tandasnya.

KAB. TANGERANG
Morula IFC Hadir di BSD, Bawa Standar Fertilitas Global ke Indonesia

Morula IFC Hadir di BSD, Bawa Standar Fertilitas Global ke Indonesia

Jumat, 18 September 2026 | 21:14

Pengembangan layanan fertilitas di Indonesia memasuki babak baru dengan hadirnya Morula International Fertility Center (Morula IFC) di BSD City, Banten.

BANTEN
Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Jumat, 18 September 2026 | 20:08

Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill