Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Limbah yang diduga kategori bahan berbahaya dan beracun (B3) menumpuk dilokasi pendaratan darurat helikopter Mabes Polri di Kampung Kawaron Girang RT 03/ 04 Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.
Pantauan TangerangNews.com dilokasi, limbah tersebut berupa sisa pembakaran, karena sudah berbentuk debu padat berwarna hitam. Seorang warga yang menolak disebutkan identitasnya mengatakan, kurang lebih empat tahun sebelumnya, dilokasi tersebut dijadikan tempat peleburan aluminium.
"Ini adalah sisa pembakaran aluminium, kalau terkena panas debunya berterbangan, kalau kena hujan ikut cair," katanya.
Lokasi tersebut, lanjutnya, kini sudah masuk area salah satu pengembang perumahan besar. "Mungkin karena sudah milik perusahaan, makanya peleburan pindah, kalau enggak salah ke Bogor," jelasnya.
Ia juga menjelaskan, bahwa bahan dasar peleburan sebagian besar plastik yang mengandung aluminium foil. "Dibakar, diambil aluminiumnya, sampahnya ya ini yang menumpuk," jelasnya.
Lokasi tersebut juga bersebelahan langsung dengan area persawahan, sementara masih terdapat juga aktivitas pemillahan sampah plastik disudut barat dengan terdapat bangunan berupa lapak.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang, Syaifullah akan segera melakukan pengecekan terhadap temuan ini.
"Saya akan segera koordinasikan dengan beberapa pihak, termasuk pihak kecamatan Sindangjaya dan pihak desa," katanya.
TODAY TAGParamount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Upaya penanganan banjir di Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya terus dikebut melalui proyek percepatan normalisasi Kali Angke.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews