Connect With Us

Ansor Tangerang Minta Pemkab Tangerang Awasi PNS HTI

Mohamad Romli | Senin, 3 April 2017 | 17:00

Gerakan Pemuda Ansor, meminta kepada Pemkab Tangerang untuk mengawasi pegawai negeri sipil (PNS) yang terindikasi berafiliasi dengan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Senin (03/4/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tangerang meminta Pemkab Tangerang untuk mengawasi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemkab Tangerang yang terindikasi berafiliasi dengan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Kami menerima informasi, dilingkup Pemkab Tangerang terindikasi ada PNS yang berafiliasi dengan HTI," kata Khoirun Huda, Ketua GP Ansor Kabupaten Tangerang, Senin (03/4/2017).

Dikatakan Huda, jika informasi tersebut terbukti, hal tersebut adalah sebuah ironi.

"Buat saya, ini adalah sebuah ironi, karena PNS adalah alat negara yang difungsikan untuk menjalankan pemerintahan, ketika dia masuk organisasi yang menentang NKRI, Pancasila dan demokrasi, ini adalah ironi," tambahnya.

Huda menjelaskan,  sesuai dengan Undang-undang No. 8/1974 Junto Undang-undang Nomor 43/1999 tentang Pokok Kepegawaian, pokok salah satu kewajiban PNS adalah setia serta taat sepenuhnya pada Pancasila,UUD 1945, Negara dan Pemerintah.

"Mereka (PNS) juga dilarang melakukan hal yang bisa menurunkan kehormatan dan martabat NKRI," tambahnya.

Huda meminta kepada Pemerintah daerah agar memberikan sanksi yang tegas terhadap oknum PNS yang terbukti berafiliasi dengan HTI.

"Jika terbukti ada oknum PNS  yang terlibat maka harus diberikan sanksi pemecatan," tegasnya.

Menurut Huda, jika ini tidak diawasi secara ketat maka ada kekhawatiran akan menggerus nilai Nasionalisme PNS tersebut. "Hal ini tidak ubahnya duri dalam daging , mereka mencari makan dipemerintahan untuk merong-rong Pemerintah," tandasnya.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill