Connect With Us

Kapolda Metro Jaya Jenguk Keluarga Korban Bom Kampung Melayu di Tangerang

Dena Perdana | Jumat, 2 Juni 2017 | 10:00

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Mochamad Iriawan saat menjenguk keluarga korban bom Kampung Melayu. (@ / istimewa)

TANGERANGNEWS.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Mochamad Iriawan bersama rombongan mendatangi kediaman keluarga Briptu Anumerta Ridho Setiawan di perumahan Dasana Indah, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (2/6/2017) pagi.

Ridho merupakan salah satu dari tiga polisi yang gugur usai terkena bom Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) lalu. Kapolda telah tiba sekira pukul 09.30 WIB. Sesampainya di kediaman Ridho, Iriawan berbincang sejenak bersama pihak keluarga.

Keluarga Ridho yang menyambut Iriawan dan rombongan sempat menceritakan bagaimana Ridho semasa hidupnya dan upaya pihak keluarga yang berusaha tegar menyikapi kepergian Ridho.

"Kami juga doakan supaya Bapak Kapolda dan polisi semua diridhoi Allah untuk memerangi teroris," kata salah satu perwakilan pihak keluarga yang memimpin doa.

Ridho telah dimakamkan di Lampung pada 25 Mei 2017. Ridho gugur saat sedang bertugas mengamankan pawai obor, tepat beberapa saat sebelum bom meledak di Terminal Kampung Melayu.(RAZ)

 

HIBURAN
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Kamis, 29 Januari 2026 | 07:43

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota menerapkan rekayasa lalu lintas selama beberapa hari ke depan seiring dengan penggunaan lokasi tersebut sebagai salah satu titik syuting film internasional terbaru yang dibintangi Lisa BLACKPINK

BISNIS
Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Minggu, 1 Februari 2026 | 16:07

Membuka gerai ritel modern seperti Alfamart merupakan investasi yang menjanjikan, namun tetap memerlukan perencanaan modal yang matang.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill