Connect With Us

Pemuda Tani Indonesia Gelorakan Semangat Pemuda untuk Bertani

Mohamad Romli | Selasa, 29 Agustus 2017 | 21:00

DPP Pemuda Tani Indonesia menggelar Dialog Tani bertajuk "Kaya Raya Diusia Muda dengan Bertani", Senin (28/8/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Seiring dengan masifnya industrialisasi, minat pemuda untuk menjadi petani pun kian langka. Terbukti dengan berbondong-bondongnya pemuda desa yang hijrah ke kota untuk menekuni profesi lain yang sebagian besar adalah buruh pabrik. Regenerasi petani pun terputus.

Sementara disisi lainnya, pemerintah pusat saat ini sedang berkonsentrasi pada pembangunan di desa dengan dukungan pendanaan yang sangat besar. Hal tersebut menjadi keprihatinan kelompok pemuda yang tergabung dalam organisasi kepemudaan (OKP) Pemuda Tani Indonesia. Mereka pun berusaha menggelorakan semangat pemuda untuk bangga menjadi petani.

"Pemuda bertani itu luar biasa, kami berusaha membangkitkan kembali spirit dan kebanggaan pemuda menjadi seorang petani," ujar Ade Awaludin, Ketua DPD Pemuda Tani Banten, Selasa (29/8/2017).

Anggota DPRD Banten dari Partai Gerindra ini mengatakan, untuk mendorong minat pemuda bertani, DPP Pemuda Tani Indonesia bekerjasama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa serta YS Insitute untuk menggelar kegiatan Dialog Tani, Senin (28/8/2017) kemarin. BACA JUGA : Wujudkan Ketahanan Pangan, AMPI Tangsel Kirim Kader Ikut Pelatihan Pertanian

Kegiatan bertajuk "Kaya Raya di Usia Muda dengan Bertani" tersebut diapresiasi oleh pemuda serta mahasiswa di Banten dengan dihadiri sekitar 500 peserta, Ketua umum DPP Pemuda Tani Indonesia, Fary Francis yang juga merupakan Ketua Komisi V DPR RI dan dipandu peneliti YS Institute yang juga Ketua Harian DPP Pemuda Tani, R.S Suroyo serta tiga narasumber.

Dikatakan Ade bahwa Ketua Umum DPP Pemuda Tani Indonesia Fary Francis pada kesempatan tersebut mengingatkan peserta soal besarnya anggaran yang masuk ke desa dari pemerintah pusat. Sehingga mahasiswa harus terlibat aktif dalam pembangunan di desa. Tahun ini, anggaran yang digelontorkan ke desa tersebut diatas Rp60 Triliun, hampir 200 persen kenaikannya dari tahun sebelumnya.

"Harapan beliau pendamping desa melibatkan pemuda berpotensi di daerah atau desa yang bersangkutan, karena mereka yang lebih mengetahui desanya. Pemberdayaan bidang pertanian pun lebih ditingkatkan," tambah Ade.

Tiga narasumber yang dihadirkan dalam dialog tersebut terbilang figur pemuda yang bisa menjadi inspirasi, diantaranya Nur Agis Aulia. Pemuda lulusan FISIPOL UGM ini adalah seorang peternak asal Serang, Banten yang dinobatkan sebagai Pemuda Pelopor Nasional.

Selain itu juga, Adi Pramudya, petani rempah-rempah asal Pati, Jawa Tengah adalah penerima penghargaan Kick Andy Young Heroes. Sementara narasumber lainnya, Renny Maharani dari Bank Indonesia yang membahas topik terkait kebijakan Bank Indonesia dalam mengatur inflasi sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM berbasis pangan.

Ade meyakini, Banten memiliki prospek yang baik dalam bidang pertanian. Ketersediaan lahan serta pasar bisa dijadikan peluang pemuda untuk meningkatkan kesejahteraan melalui bertani, terlebih dengan adanya dukungan pendanaan untuk desa. BACA JUGA : Evaluasi Isu Pertanian, Pemuda Tani Banten Siap Gelar Rakerda

"Dana desa sangat strategis untuk membangun sektor pertanian. Kita harapkan desa mengalokasikan anggaran untuk pertanian dan peternakan," tukasnya.(RAZ)

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill