Connect With Us

Pemprov Banten Diminta Jembatani Pembangunan Jalur Elevated Busway

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 11 Juni 2017 | 17:00

Pembangunan elevated busway atau jalan layang di Cipulir untuk TransJakarta rute Ciledug-Blok M-Tendean sudah dapat dilihat karena telah selesai dikerjakan . (Istimewa / Bina Marga DKI Jakarta)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah meminta agar Pemprov Banten dapat membantu memfasilitasi kelanjutan pembangunan jalur lintasan elevated Busway Transjakarta rute Blok M – Ciledug yang saat ini hanya terhenti hingga depan Universitas Budi Luhur, Jaksel.

“Pemkot Tangerang berharap agar Pemprov Banten bisa memfasilitasi kelanjutan prosesnya dengan Pemprov DKI Jakarta karena status jalannya merupakan jalan provinsi." jelas Arief saat kegiatan Syiar Ramadhan 1438 Hijriah di Masjid Jami Al Barkah, Kelurahan Peninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, yang turut dihadiri pejabat Pemprov Banten, Jumat (9/6/2017).

Menurut Arief, pembangunan jalur tersebut perlu dilakukan dalam mengatasi permasalahan kemacetan di Jalan HOS Cokroaminoto. Apalagi, saat ini Gubernur Banten dijabat oleh Wahidin Halim yang merupakan putra kota Tangerang. Sehingga tentunya sangat tahu permasalahan kota ini.

"Pak Gubernur WH kebetulan putra asli kota Tangerang, mudah - mudahan ke depan bisa terjalin komunikasi dan koordinasi lebih baik lagi," ucapnya.

Arief juga berharap agar ke depan terjalin komunikasi dan koordinasi yang lebih baik lagi antara Pemkot Tangerang dengan Pemprov Banten untuk mengatasi sejumlah permasalahan yang dihadapi oleh kota Tangerang. "Supaya permasalahan yang dihadapi kota Tangerang bisa bersama - sama diatasi dengan bantuan dari Provinsi Banten." Jelasnya.(RAZ)

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill