Connect With Us

Bupati Tangerang damping Menteri Pertanian melihat langsung kekeringan

Denny Bagus Irawan | Kamis, 13 Agustus 2015 | 21:09

Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat blusukan di Kabupaten Tangerang untuk melihat langsung kekeringan di Kabupaten Tangerang. (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mendampingi Menteri Pertanian Amran Sulaiman blusukan di Kabupaten Tangerang untuk melihat langsung kekeringan yang melanda lahan pertanian yang ada di Kabupaten Tangerang. Kamis, (13/8).

 

Dalam blusukannya tersebut Amran Sulaiman, yang di dampingi Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar, Gubernur Banten Rano Karno, Kapolda Banten Boy Rafli Amar, mengunjungi Desa Ketapang.

 

 

Menteri dalam kesempatan itu memberikan bantuan beberapa pompa air. Setelah melihat sawah yang kekeringan Amran juga mengunjungi lokasi feedloter  (penggemukan sapi) milik PT Tanjung Unggul Mandiri (TUM) sekitar pukul 11.30 WIB.

 

 

Lokasi feedloter ada di Jalan Tanjung Burung, Desa Kandang Genteng Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten.

 

 

Selain itu juga Menteri Amran Sulaiman mampir untuk melihat langsung kekeringan yang melanda sungai cisadane akibat kebocoron pintu air 10.

 

“Saya terima laporan ada kekeringan di Banten, makanya saya pulang dari Kalimantan langsung ke Kabupaten Tangerang. Saya mau ngecek langsung,” ujarnya.

 

Dia juga mengatakan. "kekeringan hanya terjadi di Jawa, NTT, dan NTB. Di Sumatera, hanya Lampung saja yang kekeringan. Kalimantan justru tidak kekeringan. Saya sudah cek di Aceh dan Sumatera Utara sudah hujan deras."

 

 

Amran mengatakan, sampai saat ini 76% dari target panen gabah sudah terjadi dan sudah masuk gudang. “ Jadi saya jamin pangan ini aman. Ada kekeringan, tapi tidak semua daerah. Ada yang menanam juga," jelasnya.

 

Sementara Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar menyampaikan, kekeringan ini bukan baru kali ini saja terjadi,  tetapi sudah bertahun-tahun dimana memang saluran sungai dan irigasi premier dan sekunder itu memang perlu dan sudah waktunya diperbaiki.

 

"Saya sangat berharap kepada Pak Menteri agar bisa membantu kami yang di daerah ini supaya pengelolaan situ waduk irigasi dan sebagainya yang selama ini di kelola oleh pemerintah pusat bisa dilimpahkan kewenangan pengurusannya kepada Daerah Tingkat Dua," harap Zaki kepada Amran.

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

BANDARA
InJourney Airports dan Polres Bandara Soetta Perketat Keamanan Kargo Pasca Pencurian Tas Ekspor

InJourney Airports dan Polres Bandara Soetta Perketat Keamanan Kargo Pasca Pencurian Tas Ekspor

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:11

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) dan Polres Bandara Soekarno-Hatta memperkuat aspek keamanan lingkungan bandara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill