Connect With Us

Usir Relawan saat Gelar Buku, Manajamen Telaga Bestari Tangerang Minta Maaf

Mohamad Romli | Sabtu, 30 September 2017 | 12:00

Pihak Telaga Bestari dan relawan Motor Literasi (Moli) Chapter Tangerang berdamai. (@TangerangNews.com 2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa diusirnya relawan Motor Literasi (Moli) Chapter Tangerang oleh sekuriti saat menggelar buku sebagai kampanye mengajak warga yang tengah berolahraga di sekitar perumahan Telaga Bestari, Cikupa, Minggu (24/9/2017) untuk membaca, mendapat respons pihak manajemen pengelola perumahan tersebut.

 

Madsoni, Relawan Moli Chapter Tangerang yang mengalami tindakan pengusiran tersebut kepada TangerangNews.com mengatakan, bahwa pihak manajemen PT Sinar Puspapersada Intiland sebagai pihak pengelola properti di wilayah Telaga Bestari telah bertemu dengan pihaknya, Jumat (29/9/2017).



Pertemuan yang berlangsung di kantor Telaga Bestari, di Desa Cibadak, Cikupa tersebut terjadi setelah pihak relawan Moli Chapter Tangerang menyampaikan surat permohonan audiensi dengan pihak pengelola perumahan setelah diusir.

 

Dalam pertemuan tersebut, Padmono selaku perwakilan manajemen pengelola perumahan Telaga Bestari menyampaikan permohonan maaf kepada relawan Moli atas tindakan yang dilakukan oleh petugas keamanannya. 

 

"Secara pribadi sudah bertemu manajemen perusahaan meminta maaf atas perilaku sekuriti. Kami sudah beri teguran,” ujar Madsoni, Sabtu (30/9/2017). Baca Juga : Kampanye Gerakan Membaca, Aktivis Moli Malah Diusir Satpam Telaga Bestari

 

Bahkan selain meminta maaf, lanjut aktivis literasi yang biasa disapa Sonil ini, pihak manajemen Talaga Bestari juga turut mendukung kegiatannya dengan memberikan izin dan memfasilitasi kegiatan gelaran buku di wilayah Talaga Bestari.  Serta memberikan satu unit kios secara cuma-cuma untuk dijadikan pusat kegiatan gerakan literasi dan tempat penyimpanan buku untuk dikelola sebagai taman bacaan masyarakat.

 

"Pak Mono dari manajemen Telaga Bestari menyambut baik dan mengapresiasi Gerakan Motor Literasi. Dia akan memberikan satu unit kios gratis untuk dikelola oleh Moli,” jelasnya. 

 

Pada kesempatan tersebut juga pihaknya dipertemukan dengan petugas keamanan yang melakukan tindakan pengusiran, para pihak pun sepakat untuk saling memaafkan. 

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill