Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANG-Petugas Polresta Tangerang berhasil mengungkap peristiwa perampokan disertai pembunuhan yang terjadi kepada seorang warga di Perumahan Telaga Bestari, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Jumat (27/11/2015). Korban diketahui bernama Marwan,40, warga Perumahan Telaga Bestari Blok A9 No. 21 RT 07/0, Desa Wanakerta ketika itu ditemukan dengan tangan terikat, mulut disumpal dengan kain dan sudah dalam keadaan tewas.
“Benar, hari ini kami dalam waktu singkat berhasil mengungkap dan menangkap pelakunya. Pelakunya adalah anak kandungnya sendiri,” ujar Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema melalui Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKBP Arman.
Dari hasil penyelidikan olah tempat kejadian perkara, pihak kepolisian menemukan sejumlah kejanggalan dalam perampokan tersebut. Karenanya, pelaku dengan cepat dapat ditangkap. Dalam peristiwa ini diketahui korban memiliki dua keluarga. Keluarga kedua menempati rumah di Telaga Bestari.
“Pelaku adalah anak dari istri tua korban, pelaku bernama Abdul Rohim , 23 tahun yang dibantu temannya Rusdeni 20 tahun. Sebelum melakukan aksinya, pelaku sempat menginap, dan merawat korban,” tambah Arman.
Anaknya tersebut, lanjut Arman, sudah lama tidak bertemu dengan ayah kandungnya. Bahkan Abdul Rohim mengaku telah mencari-cari ayah kandungnya tersebut selama kurun waktu sekitar 10 tahun.
“Jadi sudah 10 tahun enggak ketemu, pas tahu alamatnya tersangka mendatangi korban. Setelah merawat selama dua minggu di rumah korban, rupanya dia kepengen juga dapat warisan lah, nah motor Vixion tersebut yang diincar pelaku. Tapi bapaknya ini enggak mau kasih, karena tak dikasih pelaku nekat melakukan aksinya,” kata Arman.
Dari hasil penyelidikan, petugas Polresta Tangerang dan Polsek Pasar Kemis Kabupaten Tangerang mendapati alamat tersangka di daerah Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. “Pelaku berhasil kami ringkus di sana,” jelasnya.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berupaya mempertahankan tingkat kemantapan jalan di wilayahnya agar tetap berada di atas angka 93 persen sepanjang periode 2026 hingga 2027.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengusulkan penghentian kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat setelah masa uji coba berakhir pada akhir Juli 2026.
Nasib apes menimpa Khoirul Anwar, pedagang martabak mini yang biasa berjualan di Jalan AMD Raya, Larangan, Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews