Connect With Us

Korupsi, Kepala Desa Cibogo Diamankan Kejari Tigaraksa

Mohamad Romli | Selasa, 10 Oktober 2017 | 15:00

Kasie Intel Kejari Tigaraksa, Mico Wiranto saat memberikan keterangan kepada awak media diruang kerjanya, Selasa (10/10/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang mengamankan Kepala Desa Cibogo H Saprudin, 50, Selasa (11/10/2017), terkait kasus korupsi. Dengan masih mengenakan seragam kerja, Saprudin diperiksa secara intensif di ruangan Kasie Pidana Khusus Kejari Tigaraksa.

Mico Wiranto, Kasie Intel Kejari Tigaraksa mengatakan, Saprudin ditahan atas kasus penyalahgunaan wewenang sebagai kepala desa dalam pembebasan lahan untuk pembangunan gardu induk tegangan ekstra tinggi (Gitet) Lengkong di desa Cibogo tahun 2015-2016.

"Tersangka meminta sejumlah uang kepada Julianto Limans pemilik lahan tersebut untuk mengurus akta jual beli lahan tersebut," ujarnya.

Uang yang diminta tersangka, tambah Arsyad awalnya sebesar Rp1 miliar, namun pemilik lahan tersebut baru menyanggupi sebesar Rp500 juta.

"Uang tersebut ditransfer dari nomor rekening pemilik lahan kepada nomor rekening isteri tersangka," terangnya.

Tersangka dijerat dengan Pasal 12e subsider Pasal 11 UU 31/1999 junto UU 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.  "Ancaman hukumannya minimal 5 tahun maksimal 20 tahun," tukasnya.(RAZ/RAZ)

PROPERTI
Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:09

Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill