Connect With Us

Curi Ponsel Pemilik Warung, Ojol di Cisoka Dibekuk Polisi

Maya Sahurina | Senin, 30 Juli 2018 | 16:00

Tersangka yang berinisial EYW, 20, yang berhasil diamankan pihak kepolisian. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-kehebohan sempat terjadi di Kampung Kecok, Desa Jeunjing, Cisoka. Pasalnya, mereka dikagetkan dengan teriakan suara minta tolong Muhamad Ardian, 23, pemilik warung di kampung tersebut.

Ternyata Ardian mengalami luka cukup parah karena terjatuh saat mengejar seorang pengendara sepeda motor yang mengambil telepon seluler miliknya usai mengisi BBM di warungnya.

Dikatakan Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti, peristiwa itu terjadi Jum'at (27/7/2018), sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat itu, kata Uka, pelaku yakni EYW, 20, mengisi BBM di warung milik korban. Korban yang tak menaruh curiga pada pelanggannya, ia melayani pelaku sewajarnya. Namun ternyata, pada saat korban lengah, pelaku mengambil telepon seluler korban yang sedang diisi daya di dalam warung.

"Korban pun langsung mengejar pelaku dan terjatuh hingga luka pada bagian kakinya," ungkap Uka, Senin (30/7/2018).

Melihat korban terjatuh, pelaku semakin mempercepat laju sepeda motor Honda Beat Pop  nopol B-6467-GVF warna hitam. Namun suara teriakan korban bahwa ada maling mengundang perhatian warga sekitar.

"Warga kemudian ikut mengejar pelaku, termasuk Kanit Reskrim Polsek Cisoka, Iptu Sitta Madongan Sagala yang sedang berpatroli," jelasnya.

Adegan kejar-kejaran antara petugas dengan pelaku pun terjadi. Pelaku yang terus memacu sepeda motornya, akhirnya bisa dihentikan di Perumahan Batara, Desa Pasanggrahan, Solear.

Setelah berhasil diringkus, pelaku kemudian digiring ke Mapolsek Cisoka. Setelah diperiksa, ternyata pelaku memiliki kelainan, yakni gangguan mental yang membuat penderitanya tidak bisa menahan diri untuk mencuri (kleptomania).

"Informasi dari orang tuanya, pelaku mengidap kleptomania," imbuh Uka.

Lanjut Uka, usai kejadian itu, puluhan pengendara ojol lainnya mendatangi Mapolsek Cisoka.

"Saya berikan penjelasan ke sesama pengemudi ojol terkait perbuatan pelaku. Akhirnya mereka dapat memahami," jelasnya.

Karena peristiwa itu, korban harus dilarikan ke RSUD Balaraja karena luka di kaki. Sementara pelaku oleh penyidik dijerat Pasal 362 KUHP.

"Ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara, atau dengan denda 900 juta," tukas Uka.(MRI/RGI)

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill