Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNEWS.com-Yogi, pelaku pencurian bermotor (Curanmor) merasa senang setelah berhasil merampas barang berharga berupa sepeda motor milik para korbannya.
Pria berusia 17 tahun ini, mengaku bergembira lantaran hasil curiannya itu bisa dipakain untuk melakukan kegiatan hedonisme atau foya-foya.
"Uangnya buat senang-senang saja," ujarnya kepada awak media saat jumpa pers di RSUD Tangerang, Rabu (11/7/2018).
Yogi, yang merupakan salah satu kelompok kejahatan jaringan Lampung Timur ini pun mengaku satu unit kendaraan sepeda motornya dijual seharga Rp2 juta.
Ia selalu menjual kepada penadah bernama Opang, 28, yang kini turut mendekam bersamanya di Mapolres Metro Tangerang. "Saya jual ke Opang Rp2 juta," ungkapnya.
Ditambahkannya, uang senilai Rp2 juta tersebut dibagi menjadi dua untuk rekannya yang tewas ditembak polisi, Endut, 18.
"Satu kendaraan saya dapatkan uang Rp1 juta karena dibagi dua," tambahnya.
Hingga kini, diketahui sebanyak 7 sepeda motor berbagai jenis yang dijualnya kepada penadah dengan harga yang sama.
Dalam melancarkan aksinya, Yogi dikenal sadis kepada korbannya. Ia tak segan-segan melukai korban dengan senjata tajam.
Kendati demikian, Yogi tidak melakukan perlawanan saat ditangkap polisi di wilayah Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
"Modusnya pelaku tidak segan melukai korbannya dengan senjata saat beraksi di beberapa wilayah di Tangerang," kata Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan.(RAZ/HRU)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TODAY TAGKeracunan makanan tidak selalu hanya berupa gangguan pencernaan ringan. Makanan atau minuman yang terkontaminasi dapat menyebabkan berbagai penyakit, bahkan lebih dari 200 jenis penyakit menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews