Connect With Us

Ibu Tewas Ditembak Begal di Cipete Baru Pulang Jadi TKW

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 5 Juli 2018 | 13:11

Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan bersama jajarannya meninjau tempat kejadian perkara (TKP) tewasnya Saripah, di Jalan HR Rasuna Said, Cipete, Kota Tangerang. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Saripah, 34, korban tewas ditembak begal di Cipete, Kota Tangerang, merupakan seorang tenaga kerja wanita (TKW) di Thailand. Dia baru saja pulang ke Tangerang sejak empat bulan terakhir.

Nyawa warga Gajah Mada RT 02/01, Kelurahan Cipete ini tewas ditangan dua pelaku begal saat mempertahankan sepeda motor suaminya yang tengah ke mini market di Jalan HR Rasuna Said.

Menurut kesaksian tetangganya, Evi Yunita, korban baru pulang dari Thailand yang mencari nafkah sebagai TKW.

"Itu ibu tadinya TKW di Thailand, baru pulang dari sana dan ngontrak sama suaminya," ujarnya saat ditemui di kontrakan korban yang lokasinya dari TKP, Kamis (5/7/2018).

Menurut Evi, Saripah menjadi TKW di Thailand selama kurang lebih tiga tahun. Dia pun, tinggal dikontrakan sederhananya bersama suami dan dua anak. Suaminyab iketahui bernama Ade Miskan.

Anak pertama  korban bernama Kati yang baru lulus SMA. Sedangkan anak bungsunya Ardi yang melihat langsung insiden mengenaskan Ibunya ditembak, kini duduk di bangku kelas 5 SD.

Pantauan di rumah kontrakan korban sedang dalam keadaan kosong. Diketahui, keluarga saat ini berada di rumah duka di Jakarta Utara.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan bahwa pihaknya sedang memburu dua pelaku begal.

"Tim kami di lapangan sedang melakukan penyelidikan terhadap ciri-ciri pelaku. Semua sudah diproses dengan cepat," ujar Harry saat ditemui di lokasi kejadian perkara.(RAZ/HRU)

TANGSEL
SPMB Tahap II SMP Negeri Tangsel 2026 Dibuka Sampai 1 Juli, Cek Jalur dan Link Daftarnya di Sini!

SPMB Tahap II SMP Negeri Tangsel 2026 Dibuka Sampai 1 Juli, Cek Jalur dan Link Daftarnya di Sini!

Senin, 29 Juni 2026 | 18:55

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) resmi membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap II jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill