Connect With Us

Perampok Spesialis Pabrik Ditembak Mati

| Sabtu, 17 April 2010 | 21:30

ilustrasi senpi (tangerangnews / tangerangnews)


TANGERANGNEWS
- Iwan alias Ompong, 30, perampok spesialis pabrik antar provinsi tewas ditembak petugas  Polres Metropolitan Kabupaten Tangerang ketika  melakukan perlawanan saat akan ditangkap. 

Sementara empat komplotannya berhasil ditangkap petugas di Jalan Raya KH Ashari tepatnya di Situ Cipodoh, Kota Tangerang, Jumat (16/4), sekitar pukul 17.00 WIB. 

Kapolres Metropolitan Kabupaten Tangerang, Kombes Eddy Sumitro Tambunan didampingi Kasat Reskrim Kompol Arif Setiawan menyatakan, komplotan ini sudah lama menjadi terget operasi (TO) polisi kerena terlibat beberapa kasus perampok pabrik di wilayah Tangerang.  Pabrik LG di Legok dan PT Polindo di Sepatan, Kabupaten Tangerang. 

“Komplotan ini cukup lincah sehingga petugas kerap kehilangan jejak untuk meringkusnya.Bahkan  mereka tidak segan-segan melukai korban  sampai membunuh karena pelaku memiliki senjata api,“ kata Eddy Sumitro kepada wartawan, Jumat (16/4). 

Terungkapnya komplotan ini, kata Eddy, berawal dari ditangkapnya Didi dan Dedi di wilayah Sepatan, Kabupaten Tangerang. Setelah dilakukan pengembangan, polisi mendapat informasi kalau lima rekannya, yaitu Rio Prasetio, Aries alias Keyek, Iwan, Andra dan Qubik tengah berkumpul untuk menyusun aksi kejahatan di Situ Cipondoh, Kota Tangerang. 

Mendapat informasi tersebut, petugas tim Buser yang dipimpin Kanit Jatanras AKP Endang langsung meluncur ke lokasi. Pada saat melakukan penangkapan salah satu pelaku yang belakang diketahui bernama Iwan alias Ompong mengeluarkan senjata api jenis FN.

“Petugas kami yang tidak mau kecolongan langsung menembak tersangka hingga mengenai bagian pinggang,”ujar Eddy. 

Melihat rekannya tersungkur bersimbah darah akibat terkena timah panas, Rio Prasetio dan Aries alias Keyek yang sempat melarikan akhirnya menyerah.

Sementara, saat perjalanan ke RSUD Kabupaten  Tangerang untuk mendapatkan pertolongan Iwan alias Ompong akhirnya menghembuskan nafas yang terakhir.

 Kapolres menjelaskan, barang bukti yang disita dari tangan mereka adalah tiga pucuk senjata api jenis FN, satu pucuk pistol rakitan, 18 butir puluru yang masih aktif, satu unit mobil, dua sepeda motor Kawasaki bernopol B 6903 KTI dan B 6322 CMM yang diduga hasil dari rampokan. "Kasus ini masih kami kembangkan karena dua tersangka berhasil melarikan diri saat dilakukan penangkapan", tandasnya. 

Akibat perbuatan kelompok ini ditafsir kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Tersangka diancam dengan Pasal 365 mengenai perampasan dengan kekerasan (rangga)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

HIBURAN
Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill