Connect With Us

Komnas Sebut Kejahatan Anak di Tangerang Meningkat

Maya Sahurina | Selasa, 8 Januari 2019 | 19:44

Ketua Umum Komisi Perlindungan Nasional Anak (Komnas Anak) Indonesia Arist Merdeka Sirait. (TangerangNews.com/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Ketua Umum Komisi Perlindungan Nasional Anak (Komnas Anak) Indonesia Arist Merdeka Sirait mengatakan kasus kejahatan terhadap anak di Kabupaten Tangerang meningkat.

Meski tidak membeberkan angka, Arist menyebut beberapa kasus yang sempat menyedot perhatian publik, diantaranya kasus sodomi yang dilakukan Ws, 49, alias Babeh di Rajeg dengan korban 41 anak yang berhasil diungkap polisi awal tahun 2018 lalu hingga yang terkini yaitu kasus persetubuhan terhadap anak yang dilakukan oleh seorang pimpinan pondok pesantren terhadap santrinya di Kecamatan Solear.

"Di Tangerang, kasus kekerasan terhadap anak itu meningkat, bukan hanya dilakukan perorangan tapi dilakukan berkelompok. Dimana fenomena perkembangan, anak  sebagai korban di bawah 14 tahun, di Tangerang semakin meningkat." ungkap Arist usai menjadi narasumber Seminar Anak Berkebutuhan Khusus di Gedung Serba Guna (GSG), Puspemkab Tangerang, Selasa (8/1/2019).

Karenanya, lanjut Arist, Komnas Anak sangat mengapresiasi Polresta Tangerang karena berhasil mengungkap kasus-kasus kekerasan terhadap anak. Dalam kesempatan itu, Komnas Anak memberikan penghargaan kepada Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif.

"Penghargaan ini diberikan karena Kapolres sudah menyelesaikan kasus Babeh, kasus pemerkosaan, kegiatan yang sifanya memberikan akses pendidikan terhadap anak," jelasnya.

Dengan penghargaan tersebut, Arist berharap penyelidikan kasus kekerasan terhadap anak semakin meningkat.

"Harapannya agar para penyidik lebih semnagat dan serius untuk mengamati kasus-kasus (kekerasan terhadap anak)," tandasnya.(RMI/HRU)

BISNIS
Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Minggu, 1 Februari 2026 | 16:07

Membuka gerai ritel modern seperti Alfamart merupakan investasi yang menjanjikan, namun tetap memerlukan perencanaan modal yang matang.

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

BANTEN
Cegah Anak Muda Tawuran, Wagub Banten Minta Pertandingan Tinju Diperbanyak

Cegah Anak Muda Tawuran, Wagub Banten Minta Pertandingan Tinju Diperbanyak

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:23

Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah meminta Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Banten untuk memperbanyak pertandingan, eksibisi, atau festival tinju.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill