Connect With Us

Jalan Banjir & Macet Parah, Warga Cisauk Layangkan Petisi

Yudi Adiyatna | Kamis, 10 Januari 2019 | 13:00

Akibat banjir yang menggenangi Jalan Lingkar Selatan Suradita, Cisauk sering menimbulkan kemacetan. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Tak tahan dengan kondisi macet parah ditambah genangan banjir saat hujan, membuat seorang warga Cisauk, Kabupaten Tangerang, Rizky Prima, 33, geram.

Dia pun melayangkan petisi untuk pejabat Pemerintahan tingkat Kecamatan hingga Provinsi dan pihak yang terkait, pada Rabu (9/1/2019).

Dalam isi petisinya, Rizky menyebutkan bahwa Infrastruktur daerah Cisauk perlu tindakan perbaikan segera mungkin. Kondisi kemacetan yang semakin parah di perlintasan Kereta Api Stasiun Cisauk, Kabupaten Tangerang, membuat pengendaran  harus memakan waktu 1 jam hanya untuk menempuh jarak 3 km.

"Apakah perbaikan infrastruktur baru akan dilakukan jika banyak korban jiwa akibat kondisi ini?," ujarnya dalam petisi tersebut. 

Saat dihubungi Tangerangnews melalui sambungan telepon pada Rabu (9/1/2019) malam, Rizky juga menjelaskan bahwa banjir yang menggenangi Jalan Lingkar Selatan Suradita, Cisauk dan depan Super Bangun Jaya (SBJ), Suradita itu sering memakan korban. 

"Banjir tersebut bisa sampai 2-3 hari baru surut. Tingginya bisa mencapai di atas lutut orang dewasa. Kalau orang jatuh, mobil mogok itu sangat berbahaya," jelas Rizky.

Rizky berharap bahwa dapat dibagun fly over di sekitar stasiun demi memecah kemacetan. 

"Sebetulnya yang terpenting itu Fly Over untuk di stasiun. Bayangkan,  untuk waktu tempuh dari Cisauk sampai AEON saja dapat mencapai waktu lebih dari 1 jam," jelasnya. 

Ia juga mengeluhkan dan berharap kepada pemerintah untuk mengawal Peraturan Bupati Tangerang No 46 Tahun 2018 tentang Pembatasan Waktu Operasional Mobil Barang Pada Ruas Jalan di Wilayah Kabupaten Tangerang, agar bisa diterapkan sebagaimana mestinya.

"Masalah Perbup terkait truk tidak boleh melintas, karena truk masih banyak yang lewat. Dan sering menyebabkan kecelakaan," paparnya.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill