Connect With Us

Warga Teluknaga Keluhkan Sampah Menumpuk di Irigasi

Maya Sahurina | Jumat, 1 Februari 2019 | 19:00

Terlihat sampah menumpuk di irigasi Kampung Pangkalan dan Kampung Besar, Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Warga Kampung Pangkalan dan Kampung Besar, Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang mengeluhkan tumpukan sampah di irigasi desa setempat. Pasalnya, sampah tersebut mengeluarkan bau tak sedap yang menyengat penghiduan.

Informasi yang dihimpun, tumpukan sampah itu telah berlangsung setahun lebih dan kondisinya semakin menumpuk tiga bulan terakhir pasca dilakukan pembersihan sekitar sisi irigasi, namun sampahnya tidak diangkat ke permukaan.

Harifah, warga RT 1, Kampung Kebun Mangga, Desa Pangkalan mengatakan, dirinya merasa sangat terganggu oleh aroma dari tumpukan sampah itu. 

"Bau sekali, sampai tercium dari dalam rumah, karena sampahnya dekat rumah saya," ujar Harifah, Jumat (1/2/2019).

Selain itu, ia juga mengkhawatirkan munculnya berbagai penyakit karena sampah yang terhampar hampir 300 meter di irigasi itu bisa menjadi sarang nyamuk dan lalat. Ia menyebut, kini di lingkungan tersebut, populasi nyamuk dan lalat semakin bertambah yang diduga berasal dari tumpukan sampah di irigasi tersebut.

"Kalau terus dibiarkan, bisa memicu penyakit. Karena banyak lalat dan nyamuk," tambahnya.

Sementara Alam, Ketua Rukun Tetangga (RT) 1, kampung Kebun Mangga meminta pemerintah setempat untuk mendengarkan keluhan warganya terkait tumpukan sampah itu. Karena, kata dia, sudah sangat mengganggu lingkungan.

"Saya sudah lapor ke desa dan kecamatan, tapi mereka hanya datang terus memotret sampahnya. Sampai sekarang, sampahnya belum dibersihkan," ucapnya.

Dikatakannya, bau tak sedap semakin mengganggu ketika hari menjelang senja. Padahal, di waktu tersebut, warga tengah berada di rumah.

"Kami berharap pihak yang bertanggungjawab jawab segera membersihkan sampah tersebut. Agar tidak mengganggu warga disini," harapnya.(MRI/RGI)

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 10:13

Ketersediaan pasokan listrik yang melimpah menjadi salah satu modal utama Provinsi Banten dalam menarik investasi baru.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill