Connect With Us

Bolos Berjamaah, Mahasiswa Hadiahi DPRD Tangerang Keranda Mayat

Maya Sahurina | Rabu, 20 Februari 2019 | 18:44

Aksi unjuk rasa mahasiswa di gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Rabu (20/2/2019). (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Kelompok mahasiswa yang menamakan diri Forum Mahasiswa Tangerang Bersatu (Mantab) melakukan aksi unjuk rasa di gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Rabu (20/2/2019).

Menggotong keranda mayat, massa aksi yang tiba di halaman gedung DPRD sekitar pukul 14.30 WIB itu  meneriakkan kekecewaannya karena menilai buruk kinerja wakil rakyat.

Koordinator aksi, Ade Kurniawan, mengkritisi tidak kuorumnya rapat paripurna yang dihelat pada Senin, 11 Februari 2019 karena hanya dihadiri 18 legislator.

"Sebagai rakyat kami merasa tersakiti oleh ulah anggota DPRD Kabupaten Tangerang yang malas hadir dirapat paripurna namun getol kunjungan kerja," ucap Ade.

Ade kemudian juga menyoal kunjungan kerja hampir 48 anggota DPRD Kabupaten Tangerang ke Bali pada Kamis, 14 Februari 2019.

"Mengapa Bali yang menjadi tujuan? Apa alasan melakukan kunker serentak tersebut?. Jika kunker begitu bersemangat, namun mengapa wakil rakyat malas menghadiri rapat paripurna," tegas Ade.

Dalam aksinya, mahasiswa menuntut penjelasan dari Pimpinan DPRD terkait dibatalkannya rapat paripurna pada tanggal 11 Februari 2019. Menuntut juga Pimpinan DPRD untuk mengumumkan kepada publik melalui media massa daftar hadir rapat paripurna DPRD Kabupaten Tangerang selama periode tahun 2018 dan hingga rapat paripurna terakhir di tahun 2019.

Audiensi mahasiswa dengan para pimpinan dewan di gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Rabu (20/2/2019)

Selain itu, mahasiswa juga menuntut pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang memberikan keterangan alasan kunker berjamaah ke Bali pada Kamis, 14 Februari 2019 serta mengumumkan hasil kunker itu dalam bentuk laporan pertanggungjawaban, termasuk penggunaan anggaran.

Aksi yang dikawal ketat aparat keamanan itu berlangsung tertib. Massa aksi kemudian diterima Pimpinan dan Badan Kehormatan DPRD, yaitu  Ketua DPRD Sumardi, Wakil Ketua Nazil Fikri dan Dedi Sutardi, Ketua Badan Kehormatan DPRD Dahyat Tunggara  dan anggota Jayusman serta Ahmad Supriyadi.(RMI/HRU)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
485.395 Pekerja di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jamsostek, Sektor Konstruksi Jadi Sorotan

485.395 Pekerja di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jamsostek, Sektor Konstruksi Jadi Sorotan

Selasa, 15 September 2026 | 22:15

Di tengah upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperluas jaminan sosial, tercatat masih ada sekitar 485.395 pekerja yang belum terdaftar dalam program Jamsostek.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill