Connect With Us

Malas Paripurna Bedol Desa ke Bali, Pengamat: DPRD Kabupaten Tangerang Parah

Mohamad Romli | Kamis, 14 Februari 2019 | 15:00

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang saat memasuki Gate 5 Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Kamis (14/2/2019). (@TangerangNews / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Kunjungan kerja (kunker) 48 anggota DPRD Kabupaten Tangerang dan staf ke Bali disorot oleh pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah, Zaki Mubarok.

Dikatakan Zaki, kunker secara serentak tersebut tidak masuk akal. Pasalnya, semestinya ada penjelasan kenapa para wakil rakyat itu memilih tempat yang sama (Bali) sebagai tujuan kunkernya.

"Itu sudah parah. Kunker itu jangan rombongan seperti itu. Tapi cukup diwakili komisi tertentu sesuai dengan topik studi bandingnya," katanya ketika dikonfirmasi TangerangNews, Kamis (14/2/2019).

Masih kata Zaki, DPRD Kabupaten Tangerang juga harus memberikan penjelasan terkait pilihan lokasi studi banding tersebut. Hal ini, sebagai pertanggungjawaban kepada publik.

"Harus jelas juga mengapa kunkernya ke Bali, bukan ke tempat lain. Best practise apa yang hendak mereka pelajari disana?," Tanya Zaki.

Selain itu, ia juga menilai bahwa kunker dalam skala rombongan tidak akan efektif, justru hanya membebani anggaran daerah yang berasal dari pajak dan retribusi yang dibayarkan oleh rakyat.

"Kalau rombongan besar seperti itu jelas tidak efektif, hanya menghamburkan uang (rakyat)." imbuhnya.

Sementara, kata dia, kunker tersebut berbanding terbalik dengan kinerja, salah satunya ketidakhadiran dirapat paripuna. Karena diketahui, rapat paripurna DPRD Kabupaten Tangerang pada Senin (11/2/2019) dibatalkan karena tidak memenuhi kuorum. Saat itu, anggota legislatif yang hadir hanya 19 orang (3 pimpinan dan 16 anggota) dari 50 orang wakil rakyat yang hanya beberapa bulan lagi masa kerjanya itu.

"Wajar kalau (kunker ini) jadi sorotan masyarakat, karena berbanding terbalik dengan rapat paripurna, mereka males datang," imbuhnya lagi.

Dengan kondisi itu, lanjutnya, masyarakat di Kabupaten Tangerang sebagai konstituen dari para wakil rakyat itu jangan hanya berdiam diri, karena sebagai pihak yang diwakili, semestinya mengkritisi perilaku anggota DPRD tersebut.

"Konstituen dan civil society seharusnya pro aktif "menegur" wakil-wakilnya yang kinerjanya kurang baik itu," tegasnya.

Diketahui, 48 anggota DPRD Kabupaten Tangerang itu berangkat ke Bali melalui Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta. Mereka yang disertai staf DPRD itu terbagi menjadi beberapa tujuan, yakni kunker Panitia Khusus (Pansus) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang serta non Pansus atau kunjungan kerja komisi-komisi DPRD.

"Ini juga janggal, Pansus beda-beda kok lokasi kunjungannya sama. Makanya setelah balik dari kunker, para anggota DPRD harus memberikan laporan pertanggungjawaban. Apa saja hasil yang mereka dapatkan dari kunker itu," tukasnya.(MRI/RGI)

PROPERTI
Bukti Kepercayaan Konsumen, Sinar Mas Land Borong 4 Gelar Sekaligus di Golden Property Awards 2026

Bukti Kepercayaan Konsumen, Sinar Mas Land Borong 4 Gelar Sekaligus di Golden Property Awards 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 00:23

Sinar Mas Land kembali menorehkan prestasi gemilang di industri properti nasional dengan menyabet empat penghargaan bergengsi sekaligus dalam ajang Golden Property Awards (GPA) People's Choice 2026

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill