Connect With Us

6 Peserta Lomba Literasi Digital Polresta Tangerang Sumringah

Maya Sahurina | Jumat, 15 Maret 2019 | 21:00

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif menyerahkan hadiah kepada enam orang pemenang lomba literasi digital, Jumat (15/3/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif menyerahkan hadiah kepada enam orang pemenang lomba literasi digital, Jumat (15/3/2019).

Keenam pemenang dari dua kategori lomba dalam rangka Hari Bayangkara itu, yakni literasi dan fotografi pun tampak sumringah ketika menerima trofi serta uang tunai dari Kapolres.

Kepada para pemenang, Kapolres mengucapkan selamat. Dikatakannya, lomba tersebut bukan akhir para penulis dan pecinta fotografi berkiprah untuk melakukan literasi digital kepada masyarakat. Namun sebuah awal yang harus terus dibudayakan.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif berpose bersama juara satu Lomba Literasi Digital Mohamad Romli, Jumat (15/3/2019). Romli adalah redaktur di TangerangNews.com.

 

"Saya harapkan seluruh peserta lomba ini terus berkarya untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat. Terlebih saat ini diera digital ini, kita membutuhkan peran aktif para penulis dan fotografer untuk memberikan edukasi kepada masyarakat," ujar Sabilul.

Momen tersebut juga, lanjutnya, menjadi ajang uji kemampuan para generasi muda yang sangat akrab dengan dunia maya. Sehingga diharapkan, dengan adanya lomba tersebut, terbangun kebiasaan menggunakan media sosial untuk menyebarkan informasi positif yang akan menggerakkan masyarakat ke arah yang lebih baik.

"Tantangan kita saat ini adalah bagaimana mengedukasi masyarakat agar mampu memilih dan memilah informasi. Karena kemampuan ini sangat penting ditengah maraknya informasi palsu atau hoaks yang beredar. Mereka yang memiliki kemampuan literasi kita harapkan dapat bersinergi bersama kami untuk mencerdaskan masyarakat," bebernya.

Selain itu, lanjut Sabilul, dengan tema Polisi Zaman Now dalam lomba tersebut, peserta telah memberikan masukan yang sangat berarti bagi institusi Polri. Berbagai argumentasi peserta dalam karyanya, kata Sabilul, turut menjadi wacana positif untuk mewujudkan Polri yang profesional, modern, terpercaya dan dicintai masyarakat.

"Saya berterima kasih, karena melalui karya para peserta, kami juga turut bercermin. Karena kami sangat membutuhkan kritik konstruktif agar institusi Polri dapat terus berbenah dan berinovasi," tukasnya.

Diketahui, juri lomba tersebut telah memilih 6 pemenang dari 2 kategori. Unruk kategori Fotografi, juara 1 diraih Arjun Aidil Akbar, juara 2 Jumadil Awal dan juara 3 Yoga Prasatia Rajap. Sementara, untuk kategori Literasi Digital, juara 1 Mohamad Romli, juara 2 Wahyu, dan juara 3 Donna Veyana Tambayong. Selain trofi, peserta juga mendapatkan uang tunai sebesar Rp2 juta untuk juara 1, Rp1,5 juta untuk juara 2 dan Rp1 juta untuk juara 3.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

KAB. TANGERANG
Tahanan Kasus Pencabulan Tangerang Gandir di RS Polri, IPW Soroti Dugaan Kelalaian Pengawasan

Tahanan Kasus Pencabulan Tangerang Gandir di RS Polri, IPW Soroti Dugaan Kelalaian Pengawasan

Rabu, 29 Juli 2026 | 19:39

Seorang tahanan Polresta Tangerang berinsial SW, 49, tewas setelah nekat gantung diri di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Minggu ‎26 Juli 2026, lalu.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill