Connect With Us

'Momen Senja Taman Elektrik di Al-Azhom' Pikat Juri Lomba Foto Pokja WHTR

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 1 Maret 2019 | 21:00

Foto dari Teguh Hidayat pemenang dari lomba fotografi bertajuk 'Tangerang Today' yang digelar oleh Kelompok Kerja Wartawan Harian Tangerang, dengan mengabadikan momen sunset di taman elektrik dengan latar belakang Masjid Al-Azhom (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Kelompok Kerja Wartawan Harian Tangerang (Pokja WHTR) turut serta memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tangerang ke-26 dengan menggelar lomba fotografi bertajuk 'Tangerang Today'.

Lomba foto yang berlangsung pada 3 Februari hingga 1 Maret 2019 telah memilih tiga peserta sebagai juara.

Dalam lomba tersebut, panitia 

mengarahkan peserta untuk mengabadikan obyek-obyek wisata, bersejarah, kampung-kampung tematik, taman-taman dan kuliner khas di Kota Tangerang.

Ketua Panitia Pelaksana Lomba Foto Tangerang Today, Dimas Arief Setiawan mengatakan, animo peserta terhadap lomba tersebut sangat tinggi. Ia menyebut, jumlah peserta mencapai ratusan orang. Kemudian, juri pun menetapkan tiga pemenang.

Dimas kemudian mengumumkan tiga orang pemenang lomba tersebut. 

Pemenang tersebut yaitu untuk juara 1 diraih Teguh Hidayat dengan akun Instagram @wekawekaisland. Ia mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp5 juta berkat fotonya yang mengabadikan momen sunset di taman elektrik dengan latar belakang Masjid Al-Azhom.

Sementara, juara 2 adalah Aditya Carlos dengan akun Instagram @adit_m7 yang mendapatkan hadiah Rp3 juta dengan fotonya yang mengabadikan momen dodol Tangerang.

Sementara posisi juara 3 diraih Ahmad Subur dengan akun Instagram @ahmad_subur02 yang mengabadikan momen Kampung Tematik Gerendeng Pulo. Ahmad pun meraih uang tunai sebesar Rp3 juta.

"Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh  peserta yang sudah ikut meramaikan kegiatan ini. Bagi peserta yang belum meraih juara jangan putus asa, karena lomba ini akan kembali digelar tahun depan," kata Dimas dalam acara Culinary Night di Puspemkot Tangerang, Jumat (1/3/2019).

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengapresiasi Pokja WHTR yang telah berpartisipasi dalam memeriahkan hari jadi Kota Tangerang ke 26 tahun ini.

"Terimakasih untuk Pokja yang telah memeriahkan HUT kota ini. Sukses selalu dan jangan berhenti memberikan sumbangsih karya buat Kota Tangerang," imbuhnya.

Teguh Hidayat, warga Ciledug yang terpilih sebagai juara satu tak menyangka jika fotonya keluar sebagai pemenang. Kendati begitu, ia mengucapkan terimakasih kepada penyelenggara yang memperkenalkan Kota Tangerang melalui lomba fotografi.

"Saya foto anak-anak sambil bermain pada momen sunset di Al-Azhom. Alhamdulilah bisa jadi pemenang. Tangerang ini bagus, jadi pas banget adain lomba kaya gini, sehingga bisa terus memperkenalkan Kota Tangerang," tukasnya.(MRI/RGI)

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

TANGSEL
Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill