Connect With Us

Hadapi Industri 4.0, IKM Tangerang Harus Punya Ciri Khas Kultur

Maya Sahurina | Kamis, 28 Maret 2019 | 15:00

Kepala Disperindag Kabupaten Tangerang Teddy Suwardi. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Dalam menghadapi revolusi Industri 4.0 yang semakin canggih dan berkembang, Dinas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang menyiapkan sejumlah program pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM).

Kepala Disperindag Kabupaten Tangerang Teddy Suwardi mengatakan, pihaknya saat ini tengah berupaya meningkatkan kualitas branding maupun legalitas produk IKM. Untuk merealisasikannya perlu adanya kesiapan sarana dan prasarana yaitu regulasi dan legalitas.

"Kami dari Pemda tidak hentinya terus membina dan memfasilitasi dalam rangka meningkatkan pemasaran IKM. Kalau permodalan sudah, tetapi kalau promosi itu tidak boleh putus," jelasnya, Kamis (28/3/2019).

Ia mengatakan, sesuai dengan program unggulan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, pihaknya mencanangkan minimal dalam satu tahun terdapat satu merk IKM.

"Tiap tahun ada satu merk dan ada kultur Tangerang. Artinya dalam satu tahun ada IKM yang kembali terbentuk dengan legalitas yang sudah memenuhi persyaratan,"  ujar Teddy.

Selain itu ia juga mengatakan, pemerintah daerah juga harus punya produk sendiri tanpa meniru dari produk lain. 

"Kita juga harus memperhatikan kultur Tangerang, di sini itu banyak produk fashion atau alas kaki tetapi jangan mengambil brand lain. Kita harus memakai merk sendiri, kita tidak mau abal-abal dan juga akan masuk ranah hukum," ujarnya.(RAZ/RGI)

BANTEN
Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 23:06

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mematangkan rencana percepatan elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) kereta api relasi Rangkasbitung–Merak.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill