Connect With Us

Bawaslu Sebut Ada ASN Tangerang Tidak Netral, Begini Tanggapan Zaki

Maya Sahurina | Senin, 15 April 2019 | 16:10

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, didampingi Wakil Bupati Tangerang Mad Romli, (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menanggapi terkait rilis hasil pemetaan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tangerang bahwa 120 TPS dari 9.010 TPS terindikasi rawan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Indikasi keterlibatan ASN?. Jangan pakai indikasi, jangan suka menduga, buktikan kalau ada. Tentu saja sudah ada sanksinya" kata Zaki menjawab pertanyaan awak media usai memimpin apel di Lapangan Maulana Yudha Negara, Puspemkab Tangerang, Senin (15/4/2019)

Kata Zaki, informasi adanya ASN yang tidak netral tersebut harus dibuktikan dengan bukti, bukan sekedar asumsi.

Baca juga :  

"Berkali-kali sudah dijelaskan, bahkan tadi sudah ditegaskan, jangan suka menduga-duga. Kadang-kadang menduga-duga ini  jadi berita haoks, dan menimbulkan keresahan. Kalau memang ada, laporkan ke Bawaslu, ke pihak terkait," tegasnya.

Sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Tangerang merilis hasil pemetaan kerawanan kecurangan pada Pemilu 2019 di Kabupaten Tangerang, salah satunya keterlibatan ASN.

Saat dihelat media meeting di kantor Bawaslu Kabupaten Tangerang, di Tigaraksa, Jumat (12/4/2019), Komisioner Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Tangerang Muslik membeberkan, dari jumlah 9010 TPS, 120 TPS rawan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN), 368 rawan keterlibatan penyelenggara. Sementara jumlah TPS yang rawan kecurangan itu sebanyak 2.779 TPS.

"Keterlibatan ASN rawan terjadi di 120 TPS," ujarnya.

Ia mencontohkan keterlibatan ASN yang semestinya bersikap netral itu diantaranya menggunakan program-program pemerintah untuk mengajak atau mempengaruhi pemilih.

"Karenanya dalam konteks keterlibatan ASN ini, kami berharap pemerintah daerah harus betul-betul menghimbau kepada jajaran paling bawahnya agar teman-teman ASN tidak terlibat dalam politik praktis dalam pemilu 2019," tambahnya.(RMI/HRU)

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill