Connect With Us

Tujuh Gudang Kimia di Dadap Terbakar, 4 Rumah Warga Dijilat Juga

| Minggu, 30 Mei 2010 | 10:58

Kebakaran (tangerangnews / roedy)



TANGERANGNEWS
-Tujuh gudang bahan kimia di kawasan Pergudangan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Jumat (28/5) malam ludes terbakar. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun mengakibatkan empat rumah warga yang berada di belakang rumah gudang itu ikut terbakar. Kerugian materil ditaksir mencapai belasan miliar rupiah.
 
 
Kapolsek Teluknaga, AKP M Amar menyatakan, diantara tujuh gudang kimia yang terbakar itu juga terdapat ada gundang meubel. Sehingga, dengan mudah membakar gudang lainnya. Apalagi, kata Ammar, saat kebakaran terjadi, tidak ada aktivitas di pergudangan karena saat itu seluruh karyawan sedang libur.
 
“Jadi beruntung, tidak ada korban jiwa. Kasus ini sendiri masih dalam penyelidikan kami, “ Amar, hari ini.

Polisi, lanjut Amar, masih menggumpulkan keterangan saksi-saksi yang melihat secara langsung kejadian itu dan menunggu Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk melakukan olah tempat kejadian  guna mengetahui secara pasti penyebab kebakaran gudang bahan kimia tersebut.   

Petugas pemadam kebakaran, lanjut Amar,  sempat kesulitan untuk menyetuh titik kebakaran yang terjadi pada pukul 11.30 WIB. Akibatknya, api dengan cepat membesar dan menyambar ke gudang yang berada di sampingnya.
 
Sebelum api itu membesar beberapa warga sekitar sempat menyelamatkan barang yang ada di dalam gudang maupun di rumah warga.
 
“Setelah petugas berjibaku dengan mengerahkan 20 unit mobil pemadam kebakaran dari Kota dan Kabupaten Tangerang, api baru dapat dijinakkan pada keesok harinya, sekitar pukul 05.00 WIB,” ujar Amar.
 
Kapolsek menjelaskan, pemilik gudang hingga kemarin masih menaksir kerugian mencapai belasan miliar rupiah.
 
Seorang saksi bernama Hasan, 35 menyatakan,  kepulan asap pertama kali dilihat dari gudang kimia di Blok A3.
Kemudian dalam waktu yang cukup singkat terlihat api yang membesar. Bahkan Hasan mengaku  mendengar beberapa kali suara ledakan. “:Semula kita mengira suara ledakan itu adalah ledakan bom, “ujar Hasan.(dira)

KAB. TANGERANG
Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 22:18

Warga Kampung Bayur, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat pria pada Jumat malam 2 Oktober 2026.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill