Connect With Us

Taman Baca Diharapkan Jadi Wahana Diskusi Masyarakat

Maya Sahurina | Rabu, 1 Mei 2019 | 20:08

Tim di Taman Baca Masyarakat (TBM) Rumah Baca Wahana di Kabupaten Tangerang. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Taman baca identik sebagai tempat untuk menimba pengetahuan anak-anak. Namun,  stigma tersebut diharapkan berubah, karena taman baca juga bisa jadi wahana diskusi masyarakat.

Ronal, Ketua Taman Baca Masyarakat (TBM) Rumah Baca Wahana mengharapkan hal tersebut terwujud di lembaga yang dinahkodainya.

"Kita berharap anak-anak dan masyarakat sekitar antusias untuk belajar dan bemain di rumah baca wahana,” ujar disela-sela peresmian pergantian nama taman baca yang sebelumnya dikenal Taman Baca Masyarakat (TBM) Ratu Cerdas, Rabu (1/5/2019).

Taman baca yang berlokasi di Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis diharapkan membangkitkan minat baca serta gairah berdiskusi di kalangan masyarakat setempat. Meski diakuinya, budaya literasi di desa tersebut, saat ini terbilang masih rendah.

"Rumah Baca Wahana akan menjadi tempat diskusi dan belajar untuk para pemuda dan para orang tua yang ada di Desa Suka Asih. Kepala Desa Suka Asih juga mendukung," tambahnya.

Di tempat yang sama, Andri Guanawan ketua Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) Provinsi Banten mengapresiasi kegiatan TBM tersebut yang selama 3 Tahun terakhir ini dinilainya sangat aktif berkiprah di Desa Suka Asih tersebut 

“TBM ini sudah berjalan selama tiga tahun. Saya sangat bersukur CSR Wahana Artha melirik TBM yang ada di Kabupaten Tangerang. Semoga Yayasan Wahana Artha terus mendukung gerakan literasi yang ada di Kabupaten Tangerang," kata Andri.

Andri menyebut, gerakan literasi Kabupaten Tangerang terus tumbuh. Ia menyebut para pegiat literasi terus bersemangat menebarkan virus literasi kepada masyarakat.

“Kami minta warga harus berani berubah dan menjadikan Rumah Baca Wahana tempat untuk menjalin diskusi dan edukasi bagi masyarakat sekitar,” tutupnya.(RMI/HRU)

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

KOTA TANGERANG
75 SPPG di Kota Tangerang Kantongi SLHS, Kemenkes Wanti-wanti Jaga SOP Tiap Hari

75 SPPG di Kota Tangerang Kantongi SLHS, Kemenkes Wanti-wanti Jaga SOP Tiap Hari

Rabu, 4 November 2026 | 20:30

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengingatkan para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tangerang agar tetap menjaga kualitas Makan Bergizi Gratis (MBG) meski telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill