Connect With Us

Korban Ledakan Gas Suami Istri di Kelapa Dua Tewas

| Minggu, 11 Juli 2010 | 15:25

Rumah yang luluh lantak karena gas elpiji meledak. (tangerangnews / rangga)

TANGERANGNEWS-Ledakan tabung gas elpiji berukuran 12 Kg kembali terjadi di wilayah Tangerang. Kali ini ledakan tersebut menimpa keluarga Sofyan,55 yang tinggal di Jalan Danau Kerinci III, No 4 RT 04/31, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Perumnas III, Kabupaten Tangerang, Sabtu (10/07) dini hari lalu.  
 
Akibat ledakan itu, istri Sofyan, bernama Nursiyah,51, tewas di RSPAD Gatot Subroto Jakarta setelah dirujuk dari RS Qodar, Karawaci, Kota Tangerang,  hari ini. Jenazah Nursiyah dimakamkan siang  ini di di TPU, Carang Pulang, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
  
Menurut Wina, 24, anak korban,  yang ditemui di sela-sela pemakaman ibunya, sejak terkena ledakan tabung gas berukuran 12 Kg itu, ibunya tidak sadarkan diri, walaupun sudah dirujuk dari RS Qodar, ke Gatot Subroto, Jakarta hingga dokter menyatakan ibunya telah tewas. "Ibu tidak sempat sadar, setelah peristiwa itu ibu benar-benar tak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal. Sedangkan Bapak saya juga masih kritis dan mudah-mudahan bisa tertolong," kata Wina  saat ditemui TangerangNews.com sembari menyeka air matanya.
 
Ledakan tabung gas  yang terjadi pada  Sabtu (10/7) dini hari lalu.  Itu terjadi berawal dari  Sofyan dan istrinya, Nursiyah baru terbangun dari tidurnya. “Keduanya terbangun karena mencium bau gas,” ujar Wina.
 
Sofyan lalu meminta kepada Nursiyah agar membuka pintu dapur. Kedunya lalu keluar kamar dan masuk ke ruang dapur. Pada saat itu, Sofyan langsung menyalakan lampu dapur.  Namun ketika stop kontak di aktifkan, tiba-tiba ledakan langsung terjadi, sehingga pasangan suami istri itu tidak dapat menghindar dan tidak sadarkan diri dengan luka bakar di sekujur tubuh.
 
Mendengar kejadian itu warga sekitar datang ke lokasi untuk memberikan pertolongan dengan cara mengevakuasi dan melarikan korban ke RS Qodar, Karawaci, Kota Tangerang. (rangga zuliansyah)

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill