Connect With Us

3000 Rumah di Kabupaten Tangerang Terendam Banjir, Kelapa Dua & Pagedangan Terparah

Maya Sahurina | Rabu, 1 Januari 2020 | 16:45

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau kondisi banjir di kawasan perumahan Islamic Village dan RS Qadr. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Ribuan rumah warga di Kabupaten Tangerang terendam Banjir akibat hujan dengan intensitas besar yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa (31/12/2019) malam.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang meninjau langsung titik banjir mengatakan, ada dua kecamatan yang terkena dampak banjir terparah, yakni Kecamatan Kelapa Dua dan Pagedangan.

Banjir di Kawasan Rumah Sakit Qadr, Kelapa Dua.

"Ada 3000 rumah yang terendam. Total di Kabupaten ada 18 titik yang terkena banjir, seperti Teluknaga dan juga Kosambi,” ujar Zaki, Rabu (1/1/2020).

Zaki menyebutkan, untuk di Kecamatan Kelapa Dua saja, total ada 325 Kepala Keluarga atau sekitar 800 jiwa yang menjadi korban banjir. 

Menurutnya, banjir yang terjadi di awal tahun ini lantaran hujan dengan intensitas besar yang terjadi sejak 31 Desember 2019. Hingga akhirnya membuat debit air di berbagai anak Sungai Cisadane meluap dan tak mampu terbendung lagi.

Baca Juga :

 

"Makanya, kita fokuskan untuk memenuhi kebutuhan logistik, makan dan kebutuhan lainnya. Kalau soal cuaca, kita berserah pada Yang Maha Kuasa," Pungkasnya.

Banjir di RT 01/01, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua.

Sementara Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Tangerang Kosrudin mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan berbagai kebutuhan bantuan terhadap para korban banjir.

"Kami bangunkan tenda darurat, dapur umum, agar nanti sore tim dari Dinas Sosial yang menyiapkannya. Sementara kalau makan siang, mereka mendapatkan makan cepat saji,” pungkasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Tinjau Pabrik Motor Listrik di Tangerang, Wapres Gibran Tegaskan Kurikulum Harus Nyambung dengan Industri EV

Tinjau Pabrik Motor Listrik di Tangerang, Wapres Gibran Tegaskan Kurikulum Harus Nyambung dengan Industri EV

Kamis, 30 Juli 2026 | 22:31

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya memperkuat keterkaitan (link and match) antara dunia pendidikan dan industri, guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang adaptif terhadap teknologi masa depan.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill