Connect With Us

Banjir, Rumah Warga Desa Curug Sangereng Kelapa Dua Nyaris Tenggelam

Maya Sahurina | Rabu, 1 Januari 2020 | 10:38

Banjir di RT 01/01, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Luapan sungai Cisadane menenggelamkan rumah warga di Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (1/1/2019).

"Banjir terjadi di RT 1 RW 1, lokasi paling rendah, pas disisi sungai Cisadane," ujar Yusuf, warga Desa Curug Sangereng kepada TangerangNews melalui sambungan telepon.

Banjir mulai menerjang perkampungan tersebut sejak sekitar pukul 04.00 WIB. Banjir terjadi karena debit air sungai Cisadane yang naik karena hujan terus-terusan turun di hulu sungai tersebut (Kabupaten Bogor) sejak kemarin sore.

"Warga sudah mulai mengungsi, disana ada puluhan rumah, tapi lebih banyak lagi kontrakan," tambahnya.

Baca Juga :

 

Belum diperoleh jumlah korban yang terdampak banjir tersebut. Saat ini, petugas sedang melakukan evakuasi warga yang terdampak.

Foto situasi di lokasi yang diterima redaksi TangerangNews, beberapa rumah tampak nyaris rata dengan air. Yang tampak hanya pada bagian atapnya saja.

"Sebentar, sebentar ya. Saya sedang evakuasi warga dulu," ujar Camat Kelapa Dua, Prima Saras Puspa, saat dihubungi TangerangNews melalui sambungan telepon.(RMI/HRU)

NASIONAL
Siapkan Generasi Melek Transisi Energi, PLN Latih 250 Siswa SMA Kuasai Energi Terbarukan

Siapkan Generasi Melek Transisi Energi, PLN Latih 250 Siswa SMA Kuasai Energi Terbarukan

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:19

PT PLN (Persero) bersama Institut Teknologi PLN (IT PLN) menggelar pelatihan energi terbarukan bagi siswa sekolah menengah atas (SMA) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk "Rekayasa Teknologi untuk Energi Terbarukan

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill