Connect With Us

Lapak Prostitusi Dadap Dibongkar Paksa

| Senin, 26 Juli 2010 | 18:22

Ilustrasi para PSK yang terjaring razia (tangerangnews / dens)

 
TANGERANGNEWS-Sebanyak 27 warung remang-remang (Warem) yang menjadi lapak prostitusi di Dadap, atau pinggir Kali Prancis, Kampung Sawah, RT 02/02, Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, dibongkar paksa Satuan Polisi Pamong Praja, Senin (26/7) siang.
 
 Sebelumnya pembongkaran ini sempat berkali-kali gagal karena mendapat perlawanan dari pemilik warung, namun kali ini pembongkaran berhasil dilakukan tanpa adanya perlawanan karena mendapat pengawalan ketat aparat gabungan.
 
Menurut Camat Kosambi Slamet Budhi, warung yang telah ada puluhan tahun ini dibongkar karena berdiri diatas lahan milik PT Angkasa Pura (AP) II. Pihaknya, sebelumnya telah memberi surat peringatan sebanyak 5 kali kepada para pemilik warung. Namun karena tidak digubris akhirnya dilakukan pembongkaran secara paksa.
 
“Mereka tidak punya izin karena memang tanah ini milik PT AP II. Pembongkaran ini juga sebagai aplikasi program Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menertibkan bangunan liar,” ungkapnya di sela-sela pembongkaran.
 
Slamet menambahkan, keberadaan warung remang-remang ini juga telah meresahkan warga. Pasalnya, selain dijadikan tempat prostitusi, juga sebagai tempat minum minuman keras yang banyak memicu terjadinya tindak kriminalitas. “Banyak laporan dari masyarakat bahwa sering terjadi perkelahian hingga menyebabkan korban tewas usai pesta miras ditempat ini,” tambahnya.
 
Dijelaskannya, nantinya lahan seluas 3 hektare ini akan difungsikan sebagai jalan alternatif. “Rencananya lahan ini akan dibagun jalan alternatif untuk mengurangi kemacetan di jalan Prancis,” kata Slamet.
 
Sementara itu pantauan dilokasi, warung yang dibangun semi permanen itu telah dikosongkan oleh pemiliknya. Meski kecewa atas pembongkaran ini, para pemilik warung hanya bisa pasrah saat bangunan dibongkar. Beberapa warung juga terlihat dibongkar sendiri oleh pemiliknya.(rangga)
 
BANTEN
40 Tahun Warga Cimanggu Pandeglang Lewati Jalan Rusak, Gubernur Banten Janjikan Perbaikan Tahun Ini

40 Tahun Warga Cimanggu Pandeglang Lewati Jalan Rusak, Gubernur Banten Janjikan Perbaikan Tahun Ini

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:11

Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan di pelosok Banten kembali mendapat perhatian serius. Selama 40 tahun lamanya, warga Kampung Buluh, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, harus merasakan sulitnya beraktivitas

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill