Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang
Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TANGERANGNEWS.com-Pengunjung Sumarecon Mall Serpong (SMS) mengeluh karena kehilangan sepatu saat salat di musala mal tersebut. Peristiwa itu diunggah akun Instagram @rizkyrafliadi, Minggu (12/7/2020).
Dalam unggahan tersebut, tampak seorang pengunjung diduga berjalan diarea mal tanpa menggunakan alas kaki.
"Sholat di mushola mall ini, hilang sepatu sampe malu karena harus nyeker di dalam mall @sms_serpong," tulis akun tersebut saat diakses TangerangNews, Senin (13/7/2020).
Bahkan, dalam story Instagram tersebut, jumlah alas kaki yang hilang disebut tak cuma satu, melainkan tiga pasang.
"3 pasang sepatu hilang di mushola mall @sms_serpong. Tengkyu atas pengalamannya," tulis akun tersebut lagi.
Pemilik akun tersebut juga menyesalkan, karena tidak bisa mengakses kamera pengawas (CCTV) mal.
"Sudah diikhlaskan tapi agak sedikit penasaran dengan rekaman CCTV yang gak bisa dilihat langsung beberapa saat setalah kejadian karena adanya prosedur tersendiri yang menjadikan hal itu menjadi tidak mungkin," katanya.
"Dengan melihat CCTV gue cuma mau meluruskan apakah kami sebagai pengunjung mall yang salah telah sholat dan meletakan sepatu di tempat yang telah disediakan secara tidak benar atau memang perlu ada evaluasi mall terhadap keamanan fasilitas mushola yang disediakan?," sambungnya.
Sementara, pihak SMS Mall melalui akun official Instagramnya menanggapi peristiwa tersebut.
"Hai, mohon maaf atas ketidaknyamanannya, saat ini kami sudah menginformasikan hal ini kepada management dan bagian terkait. Mohon mereply DM kami. Terimakasih," tulis akun @sms_serpong. (RMI/RAC)
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews